Cara JK Cegah Bencana Kabut Asap Terulang Lagi

Hal ini disampaikan JK usai mengikuti salat Istisqo di Masjid Istiqlal, Jakarta.

oleh Silvanus Alvin diperbarui 01 Nov 2015, 10:35 WIB
Wapres Jusuf Kalla bersama Menlu Retno Marsudi saat pembukaan Kongres ke-3 Diaspora Indonesia di Jakarta, Rabu (12/8). Kongres yang berlangsung selama 12-14 Agustus 2014 tersebut mengusung tema "Diaspora Bakti Bangsa". (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla menekankan pentingnya restorasi lahan gambut. Hal ini dinilai penting oleh pria yang karib disapa JK itu agar tak terjadi lagi bencana kabut asap di kemudian hari.

Hal itu disampaikan JK usai mengikuti salat Istisqo di Masjid Istiqlal, Jakarta. "‎Langkah yang paling penting adalah penyelesaian lahan gambut. Asap itu yang terbesar datang dari lahan. Penyelesaiannya kebakaran dan kedua restorasi lahan gambut itu secara nasional,‎" kata JK, Minggu (1/11/2015).

Suami Mufidah Kalla itu menyampaikan, dalam waktu dekat akan digelar konferensi internasional terkait restorasi lahan gambut. Lewat konferensi itu Indonesia mengajak negara lain bersama-sama ‎menjaga lingkungan.

"‎Sedang dilaksanakan oleh Menko Polhukam dan diatur oleh Menteri Kehutanan," ujar dia.

Mantan Ketua Umum Partai Golkar ini menegaskan, pemerintah tetap fokus untuk menangani para korban asap. Tanpa penanganan yang cepat, masyarakat yang berada di daerah terdampak asap akan mengalami sakit, terutama anak-anak.

"Kalau anak-anak sudahh sejak kecil kena asap pasti timbul penyakit jangka panjang," ujar JK.

Salat istisqo ini dimulai pukul 07.00 WIB. Hadir pula sejumlah menteri Kabinet Kerja yakni Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Kepala Bappenas Sofyan Djalil.

Lalu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan, Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman. Hadir pula‎ Ketua Umum PPP Muktamar Surabaya Romarhumuziy.

Salat Istisqo ini dipimpin oleh Imam H Hasanuddin Sinaga dengan Khotib Ketua MUI KH Ma'ruf Amin. (Ndy/Mut)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya