Liputan6.com, Sidoarjo: Semburan air lumpur bercampur pasir yang muncul di Desa Siring Barat, Porong, Sidoarjo, Jawa Timur sudah memasuki hari ketiga dan belum juga berhenti. Sebelumnya semburan muncul dari tiga titik, kini titik-titik tersebut telah menyatu dan membesar. Warga desa mengaku khawatir karena semburan semakin sulit dikendalikan dan mengeluarkan bau gas.
Diduga semburan baru ini muncul akibat adanya rekahan tanah. Untuk sementara, petugas dari Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) hanya memasang garis pengaman. Meski sering muncul semburan baru, sejauh ini Desa Siring belum masuk dalam peta terdampak. Akibatnya warga desa belum mendapatkan ganti rugi [baca: Warga Siring Barat Minta Direlokasi].(TES/LUC)
Diduga semburan baru ini muncul akibat adanya rekahan tanah. Untuk sementara, petugas dari Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) hanya memasang garis pengaman. Meski sering muncul semburan baru, sejauh ini Desa Siring belum masuk dalam peta terdampak. Akibatnya warga desa belum mendapatkan ganti rugi [baca: Warga Siring Barat Minta Direlokasi].(TES/LUC)