FFI 2015 Contek Piala Oscar

Panitia FFI 2015 berharap kejadian FFI 2014 di Palembang tak terulang.

oleh Rizky Aditya Saputra diperbarui 27 Okt 2015, 22:15 WIB
Perhelatan Festival Film Indonesia (FFI) 2015 akan digelar akhir tahun di Provinsi Banten.

Liputan6.com, Jakarta Festival Film Indonesia (FFI) 2015 sedang berbenah. Penghargaan bergengsi bagi insan film Tanah Air itu berupaya memperbaiki diri.

Seperti diketahui, penyelenggaraan FFI kerap mendapat kritik pedas. Contoh teranyar, penghelatan FFI 2014 yang dianggap memiliki banyak masalah. Salah satunya, gagal menghadirkan beberapa artis ke Palembang.

Berkaca dari pengalaman buruk itu, FFI 2015 yang diketuai Olga Lydia ini mulai mempelajari perhelatan serupa yang lebih baik. Olga mengaku timnya coba mengadopsi beberapa nilai positif yang terdapat dalam ajang penghargaan film kelas dunia, Academy Awards alias Piala Oscar.

Olga Lydia saat konferensi pers Festival Film Indonesia, Banten (19/10/2015). (Liputan6.com/Herman Zakharia)

"Kami belajar dari festival film di dunia termasuk Oscar. Di Oscar yang menjadi juri 5.000 orang. Kalau kita mulai berbenah dari tahun lalu dengan 100 juri. Jadi, kenapa kita nggak mulai dengan hal yang sama?" kata Olga Lydia di Kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (27/10/2015).

Hal senada juga diutarakan Ketua III Bidang Media FFI 2015, Lukman Sardi. Pemeran Bung Hatta di film Soekarno ini menjadikan FFI 2014 di Palembang sebagai pelajaran berharga. Ia optimis FFI 2015 dapat dilaksanakan dengan lebih baik dan menghadirkan banyak insan seni.

"Di Palembang kenapa banyak yang nggak hadir? Ternyata ada nama yang masuk nominasi tapi nggak dapat tiket (pesawat). Jadi saat itu, kita masih mengurus tiket untuk orang lain tengah malam. Sehingga mereka terhambat datang ke Palembang," terang Lukman Sardi.

Lukman Sardi saat konferensi pers Festival Film Indonesia, Banten (19/10/2015). (Liputan6.com/Herman Zakharia)

"Tapi sekarang kami antusias FFI sekarang ini akan dipenuhi orang-orang film. Jangan sampai nanti kita nonton teve tapi bertanya-tanya apakah itu orang film bukan ya? Bukan untuk menjiplak banget dari Oscar. Tapi kalau ada yang positif dari Oscar, mungkin bisa diambil," sambung Lukman Sardi.

Selain itu, Olga juga akan memberikan FFI Lifetime Membership. Penghargaan itu diberikan kepada 100 orang yang masuk nominasi untuk berkesempatan menjadi juri pada perhelatan FFI mendatang.

"Tahun ini diluncurkan kembali FFI Lifetime Membership. Jadi orang-orang yang masuk nominasi akan berkesempatan untuk menjadi juri di perhelatan FFI mendatang," terang artis berwajah oriental ini.

"Sistem kemarin sudah baik, saya tidak akan membuangnya. Saya hanya menambahkan supaya FFI 2015 bisa menjadi lebih baik lagi," tandas Olga Lydia. (Ras/fei)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya