Liputan6.com, Ponorogo: Kemarau tiba, kesulitan mendapat air bersih dirasakan warga Desa Ngindeng, Kecamatan Sawoo, Ponorogo, Jawa timur. Sejumlah sumur milik warga pun mengering. Kalaupun ada, air berwarna keruh dan kotor.
Karena tidak ada air bersih yang bisa dikonsumsi, warga terpaksa mengambil air sumur yang kotor. Selain air sumur, warga juga mengambil air keruh di kolam yang sengaja dibuat untuk menampung air hujan. Manurut salah satu warga bernama Marinem, Ahad (21/6), air digunakan untuk keperluan sehari-hari. Warga mengaku tidak takut sakit meski mengonsumsi air kotor.
Warga selalu mengalami kesulitan air bersih setiap tahunnya di musim kemarau. Namun, pemerintah setempat tak kunjung memberi perhatian.(BJK)
Karena tidak ada air bersih yang bisa dikonsumsi, warga terpaksa mengambil air sumur yang kotor. Selain air sumur, warga juga mengambil air keruh di kolam yang sengaja dibuat untuk menampung air hujan. Manurut salah satu warga bernama Marinem, Ahad (21/6), air digunakan untuk keperluan sehari-hari. Warga mengaku tidak takut sakit meski mengonsumsi air kotor.
Warga selalu mengalami kesulitan air bersih setiap tahunnya di musim kemarau. Namun, pemerintah setempat tak kunjung memberi perhatian.(BJK)