Ekspresi Anjing yang 'Cemburu' pada Bayi Manusia

Anjing bernama Charlie mendapat kabar tentang kehadiran seorang bayi ke tengah keluarga. Namun, ia tak senang.

oleh Alexander LumbantobingDiterbitkan 13 September 2015, 19:00 WIB
Di sisi baiknya, kecemburuan membuktikan bahwa pihak yang cemburu sebetulnya peduli.

Liputan6.com, London- Seekor anjing bernama Charlie mendapat kabar tentang kehadiran seorang bayi ke tengah keluarga. Dikutip dari Huffington Post, Melanie Moss, sang pemilik yang tinggal di London, Inggris, berusaha memperkenalkan Sadie, anaknya yang baru lahir. Lewat aromanya.

Namun, Charlie sama sekali tak bergembira. Anjing itu malah muntah setelah mencium aroma tubuh sang bayi yang menempel di popok yang disodorkan.

Sebelumnya, sebuah laporan singkat di Discovery.com menyebutkan bahwa suatu penelitian membenarkan dugaan para pemilik anjing selama ini.

Ternyata, anjing memang bisa cemburu, terutama ketika pemilik mereka menunjukkan perhatian yang lebih kepada anjing lain.

Hasil penelitian itu membuktikan bahwa rasa cemburu sebetulnya lazim terjadi di kalangan hewan sosial daripada yang diduga sebelumnya. Pemilik-pemilik kucing juga terkadang menduga, peliharaannya punya rasa cemburu. Sisi baiknya, kecemburuan membuktikan bahwa pihak yang cemburu sebetulnya peduli.

Christine Harris, profesor psikologi di University of California di San Diego adalah salah satu penulis penelitian itu. Ia mengatakan, "Penelitian kami menunjukkan bahwa anjing terlibat dengan apa yang nampaknya merupakan perilaku cemburu dan bahkan mencoba memutuskan hubungan antara pemiliknya dengan anjing yang dianggap saingannya."

Namun demikian, penelitian itu tidak secara gamblang menjelaskan tentang cemburu anjing kepada bayi manusia.

Penasaran dengan reaksi Charlie? Saksikan videonya:

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya