Pekerja Pabrik Otomotif di AS Putuskan Mogok Kerja

United Automobile Workers (UAW) berencana untuk melakukan aksi mogok jika kesepakatan upah baru tidak juga tercapai.

oleh Rio Apinino diperbarui 01 Sep 2015, 19:28 WIB
Presiden Persatuan Pekerja Otomobil (United Automobile Workers/UAW), Dennis Williams (Foto: Automotive News).

Liputan6.com, Detroit - United Automobile Workers (UAW), serikat pekerja otomotif yang berbasis di Detroit, Amerika Serikat (AS), berencana untuk melakukan aksi mogok jika kesepakatan upah baru tidak juga tercapai.

Menurut Cindy Estrada selaku wakil presiden UAW sebagaimana yang dikutip dari Automotive News, Selasa (1/9/2015), lebih dari 97 persen anggota yang jumlahnya tak kurang dari 50 ribu orang sepakat melakukan aksi mogok.

Dalam surat yang di-posting di Facebook, Estrada menjelaskan, aksi mogok dilakukan untuk meningkatkan daya tawar pekerja serta memperjuangkan nilai kontrak terbaik di tahun ini.

Selama masa perundingan nasional yang panjang, UAW belum pernah melakukan mogok. Mereka juga belum pernah melakukan mogok panjang selama beberapa dekade.

Menurut UAW, apa yang mereka fokuskan di tahun ini adalah memperpendek kesenjangan antara upah pekerja baru dan lama. Apalagi, upah pekerja lama belum meningkat selama satu dekade terakhir, meskipun klaim ini pernah dibantah oleh seorang konsultan.

Negosiasi antara UAW dengan Detroit 3 (sebutan untuk raksasa otomotif berbasis di Detroit, yaitu GM, Ford Motor, dan Fiat Chrysler) digelar tiap empat tahun sekali. Di tahun ini, perundingan direncanakan akan berakhir pada 14 September nanti.

(rio/gst)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya