Liputan6.com, Jakarta - Mario Balotelli resmi kembali ke AC Milan. Penyerang Liverpool itu balik ke San Siro dengan status pinjaman.
Balotelli dibeli Liverpool dari AC Milan pada musim panas 2014 lalu dengan mahar 20 juta euro. Namun, selama bermain di Anfield, striker asal Italia itu gagal bersinar. Dia hanya mencetak 3 gol selama membela Si Merah.
Liverpool akhirnya melepas Balotelli kembali ke klub lamanya, AC Milan. The Reds pun rela tetap membayarkan setengah gaji Balotelli meski sudah berseragam Milan.
Balotelli bukanlah pemain pertama yang kembali memperkuat Rossoneri. Nama-nama seperti Andriy Shevchenko, Ricardo Kaka, hingga Ruud Gullit sudah melakukannya terlebih dahulu.
Lalu, siapakah pemain lainnya yang pernah hengkang dan kemudian kembali memperkuat AC Milan? Simak di halaman berikutnya:
Advertisement
Ruud Gullit
Ruud Gullit membela I Rossoneri selama enam musim. Bersama Milan, pemain asal Belanda itu tampil sebanyak 143 kali. Bahkan, Gullit sukses meraih Ballon d'Or pada tahun 1987.
Namun, pada tahun 1993 Gullit memutuskan meninggalkan San Siro dan bergabung dengan Sampdoria. Namun, Gullit hanya bertahan setahun di Sampdoria. Pada musim berikutnya ia kembali berseragam I Rossoneri.
Setelah kembali berseragam AC Milan, permainan Gullit sudah menurun. Bahkan ia hanya bermain empat bulan dan bermain sebanyak 12 kali bersama I Rossoneri.
Selama bersama Milan, Gullit sudah mempersembahkan beberapa gelar. Tiga Scudetto, dua Piala Super Coppa Italia, dua Piala Champions, dua Piala Super UEFA, dan dua trofi Piala Interkontinental sukses diraihnya.
Christian Abbiati
Kiper senior AC Milan, Christian Abbiati juga sempat merasakan pindah-pindah ke klub lain. Pemain yang sudah membela Milan sejak 1998 ini sempat dipinjamkan ke beberapa klub selama tiga tahun.
Selama tiga tahun tersebut, Abbiati sempat membela klub Juventus, Torino, dan Atletico Madrid. Namun, penampilan ciamiknya membuat ia kembali ke klub lamanya AC Milan pada musim 2008/09.
Selama memperkuat I Rossoneri, Abbiati telah memberikan beberapa gelar untuk Milan seperti tiga scudetto, satu Coppa Italia, dua Super Coppa, satu Liga Champions, dan satu Piala Super Eropa.