Liputan6.com, Los Angeles: Kris Allen, finalis asal Arkansas, Amerika Serikat, menjuarai kontes bernyanyi American Idol musim tayang delapan, Rabu (20/5) waktu setempat. Allen sendiri terheran-heran mengapa ia bisa mengalahkan rivalnya, Adam Lambert (27).
Allen (23) tak menyangka dirinya mengalahkan Lambert yang dari awal sudah diunggulkan oleh para juri. "Saya merasa senang, tapi Adam lebih pantas untuk menang," kata Allen. "Saya bahkan bingung harus merasa bagaimana saat ini." Bahkan beberapa jam setelah pengumuman kemenangannya, Allen masih terlihat terperangah.
Sebelumnya, mahasiswa asal Arkansas ini lebih sering menunjukkan kebolehannya beraksi di atas panggung dengan gitar akustik. Dia juga tak jarang dipuji atas aransemen ulang lagu-lagu populer yang menarik, di antaranya "Remember the Time" milik Michael Jackson dan "Ain't No Sunshine" milik Bill Withers.
Di awal musim, Allen dianggap jauh dari kemungkinan masuk final American Idol. Namun, penampilannya dalam lagu "Heartless" milik Kanye West telah mengubah pandangan para juri. "Hampir setiap minggu aku terkejut karena bisa terus lolos", kata Allen pada reporter. "Menjadi American Idol bahkan membuatku semakit terkejut."
Lain halnya dengan Lambert yang merupakan aktor teater musikal. Dengan range vokal yang jauh di atas rata-rata, insting pemilihan lagu yang tepat, suara falsetto, cat kuku hitam, hingga gaya berpakaian yang berani, Lambert dijuluki dengan nama "Glambert". Bahkan majalah Entertainment Weekly menyebutnya sebagai kontestan "American Idol" paling 'wah' yang pernah ada.
Lambert sendiri tidak kecewa dengan keputusan tersebut. Menurut dia, kekalahannya tidak penting. Yang terpenting adalah apa yang akan ia jalani setelah kontes ini berakhir.(IRN/Reuters/VIN)
Allen (23) tak menyangka dirinya mengalahkan Lambert yang dari awal sudah diunggulkan oleh para juri. "Saya merasa senang, tapi Adam lebih pantas untuk menang," kata Allen. "Saya bahkan bingung harus merasa bagaimana saat ini." Bahkan beberapa jam setelah pengumuman kemenangannya, Allen masih terlihat terperangah.
Sebelumnya, mahasiswa asal Arkansas ini lebih sering menunjukkan kebolehannya beraksi di atas panggung dengan gitar akustik. Dia juga tak jarang dipuji atas aransemen ulang lagu-lagu populer yang menarik, di antaranya "Remember the Time" milik Michael Jackson dan "Ain't No Sunshine" milik Bill Withers.
Di awal musim, Allen dianggap jauh dari kemungkinan masuk final American Idol. Namun, penampilannya dalam lagu "Heartless" milik Kanye West telah mengubah pandangan para juri. "Hampir setiap minggu aku terkejut karena bisa terus lolos", kata Allen pada reporter. "Menjadi American Idol bahkan membuatku semakit terkejut."
Lain halnya dengan Lambert yang merupakan aktor teater musikal. Dengan range vokal yang jauh di atas rata-rata, insting pemilihan lagu yang tepat, suara falsetto, cat kuku hitam, hingga gaya berpakaian yang berani, Lambert dijuluki dengan nama "Glambert". Bahkan majalah Entertainment Weekly menyebutnya sebagai kontestan "American Idol" paling 'wah' yang pernah ada.
Lambert sendiri tidak kecewa dengan keputusan tersebut. Menurut dia, kekalahannya tidak penting. Yang terpenting adalah apa yang akan ia jalani setelah kontes ini berakhir.(IRN/Reuters/VIN)