1962: Brasil Mempertahankan Gelar

Walau tanpa Pele, Brasil berhasil mempertahankan gelar juara. Kerjasama Vava-Garrincha tidak tertahankan tim manapun di Piala Dunia 1962.

oleh Liputan6Diterbitkan 01 Februari 2006, 13:06 WIB

|image=708| Ada tiga kandidat negara penyelenggara Piala Dunia 1962: Argentina, Cile, dan Jerman Barat. Jika Jerman terpilih, maka Piala Dunia tiga kali berturut-turut diselenggarakan di Eropa. Ini akan menjadi ganjalan bagi negara-negara Amerika Latin yang sejak awal lebih mendukung Piala Dunia ketimbang negara-negara Eropa. Argentina merupakan kandidat terkuat. Negara ini punya sejarah sepakbola yang baik, stadion yang bagus, dan masyarakat yang sangat antusias terhadap sepakbola.

Argentina pasti terpilih menjadi tuan rumah Piala Dunia 1962 jika Cile tidak tertimpa bencana. Negara itu diguncang gempa besar dan sekitar 5.000 orang meninggal dunia pada Mei 1960. Sebetulnya peristiwa itu memperkuat kans Argentina menjadi tuan rumah namun FIFA ternyata memilih Cile. FIFA menunjukkan simpati terhadap bencana di Cile. Sebuah peristiwa besar di Cile, dan bantuan keuangan dari FIFA, akan turut membantu negara itu membangun kembali negerinya.

FIFA sebenarnya cemas terhadap kesanggupan Cile mempersiapkan Piala Dunia hanya dalam waktu 2 tahun. Kenyataannya Cile sanggup menyelesaikan pembangunan beberapa stadion tepat waktu, termasuk Stadion Nasional yang megah di Santiago.

Tidak banyak yang baru dalam Piala Dunia 1962. Babak 16 besar tetap bersifat semi kompetisi yang diikuti 4 grup berisi 4 tim. Yang mengejutkan hanya Swedia, runner-up Piala Dunia sebelumnya, gagal lolos kualifikasi. Yang paling mengejutkan adalah pertandingan Cile vs Italia di Grup B. Para penonton menyaksikan pertandingan yang kacau. Para pemain saling memukul dan menendang lawannya. Polisi terpaksa turun ke lapangan untuk mengeluarkan para pemain yang kasar. Dalam pertandingan itu, Cile menang 2-0.

Selain menyaksikan kebrutalan pemain, penonton masih terhibur dengan aksi-aksi pemain Brasil. Bukan Pele yang menjadi pusat perhatian. Pemain jenius itu hanya bermain 2 kali di babak 16 besar sebelum ia cedera. sebagai ganti Pele, Garrincha yang memukau penonton dengan aksinya bersama Vava. Kerjasama Vava-Garrincha tidak tertahankan tim manapun, termasuk tuan rumah Cile yang secara mengejutkan bisa lolos sampai semi final. Di final, Brasil akan berhadapan dengan Cekoslowakia yang sebelumnya telah mengandaskan Yugoslavia di semi final, dan Hungaria, finalis Piala Dunia dua kali, di perempat final.

Lanjut Baca:

PARTAI FINAL: BRASIL VS CEKOSLOWAKIACekoslowakia berharap bisa meraih gelar juara yang sempat hampir mereka dapatkan di final Piala Dunia 1934. Peluang di Piala Dunia 1962 cukup terbuka mengingat mereka bisa menahan Brasil di babak 16 besar Grup C. Ketika itu Brasil masih diperkuat Pele, Garrincha, dan Vava. Di partai final ini, tidak ada Pele dan Garrincha yang semestinya diskors satu pertandingan setelah mendapat kartu merah di semi final. Kenyataannya berbeda. Brasil beruntung karena FIFA memperbolehkan Garrincha bermain. Pihak Cekoslowakia tidak mempermasalahkan keputusan FIFA dan tetap merasa yakin bisa mengatasi Brasil. Di babak pertama, Cekoslowakia bermain bagus. Seperti di Piala Dunia 1934, Cekoslowakia unggul lebih dulu. Di menit ke-15, Masopust mencetak gol setelah mendapat bola hasil umpan silang Scherer. Toh pertandingan masih panjang. Sama seperti Piala Dunia 1934, Cekoslowakia unggul lebih dulu, namun akhirnya kalah. Brasil juga terbiasa tertinggal dulu, kemudian balas menyerang dan akhirnya menang, seperti di Piala Dunia 1958. Brasil menyamakan kedudukan di menit ke-17, lalu berbalik unggul di menit ke-68. Gol penentu kemenangan Brasil tercipta akibat kesalahan Schrojf, kiper yang sebelumnya bermain bagus. Di menit ke-77, Schrojf gagal menghalau tendangan bola melengkung dari Djalam Santos. Bola memantul ke kotak penalti di dekat Vava. Tanpa kesulitan Vava menjebol gawang Cekoslowakia. Brasil berhasil mempertahankan gelarnya. Negeri Samba ini menjadi negara ketiga yang berhasil dua kali juara di samping Uruguay dan Italia. FAKTA FINAL PIALA DUNIA 1962Stadion Nasional, Santiago, Cile, 7 JuniWasit: Nikolai Latychev (Uni Soviet) Penonton: 68.679 BRASIL 3 (1): Amarildo 17; Zito 68; Vava 77 Skuad: Gilmar, D.Santos, Mauro, Zozimo, N.Santos, Zito, Garrincha, Didi, Vava, Amarildo, Zagalo. CEKOSLOWAKIA 1 (1): Masopust 15 Skuad: Schrojf, Tichy, Novak, Pluskal, Popluhar, Masopust, Pospichal, Scherer, Kvasnak, Kadraba, Jelinek.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya