KELUARGA Kiki Maria, putri Suzanna, mengadakan 40 hari kematian sang bunda di kediaman Buce di Magelang, Jawa Tengah, Ahad (23/11). Kiki kecewa acara ini tak diadakan di rumah Suzanna. Putri hasil pernikahan dengan aktor almarhum Dicky Soeprapto ini menilai, Cliff tak mau ikut berdoa bersama. "Harusnya selamatan dibuat di tempat Mama," tutur dia.
Tudingan Kiki dibantah Yossy dan Ivone, keponakan Suzanna. Menurut dia, Cliff pernah mengadakan acara serupa berbarengan saat Misa Gereja di Magelang. "Mama juga didoakan di situ. Cukup banyak ada lima ratus orang," ucap Yossy saat dijumpai di tempat terpisah.
Sementara persoalan hak waris Suzanna terus menuai kontroversi. Dicoretnya nama Kiki menggambarkan keinginan Cliff menguasai harta Suzanna. Kabarnya harta mendiang berjumlah Rp 3 miliar. Harta warisan itu berupa rumah, mobil, bisnis perkebunan dan pertanian, serta perhiasan. Semua diwariskan kepada Cliff dan Rama Yohanes, putra angkat Suzanna.
Cliff sempat menjanjikan membacakan surat wasiat setelah 40 hari. Menurut Yossy, penetapan waktu pembacaan surat wasiat sepenuhnya hak Cliff. "Seorang notaris tergantung yang mengizinkan kapan mau dibacakan," kata Yossy.
Muncul pula keinginan Kiki dan Buce mengotopsi jasad Suzanna. Kiki mencurigai kematian sang bunda. Namun niat Kiki tak sejalan dengan Yossy dan Ivone, keponakan Suzanna. "Betul Kiki masih ada kecurigaan terhadap kematian Suzanna. Tapi segala-galanya harus ada bukti otentik," tutur Yossy.
Keburukan Cliff juga terungkap dari pengakuan tiga bekas pembantu Suzanna. Mereka adalah Yusman dan anaknya Wahyu Rifai, serta Bayu Ponco. Mereka mengaku pernah diminta suami Cliff membantu membunuh Suzanna. Tapi semuanya ditolak Yusman, Wahyu, dan Bayu. Bayu mengaku yang pertama kali diminta bantuan.(As)
Tudingan Kiki dibantah Yossy dan Ivone, keponakan Suzanna. Menurut dia, Cliff pernah mengadakan acara serupa berbarengan saat Misa Gereja di Magelang. "Mama juga didoakan di situ. Cukup banyak ada lima ratus orang," ucap Yossy saat dijumpai di tempat terpisah.
Sementara persoalan hak waris Suzanna terus menuai kontroversi. Dicoretnya nama Kiki menggambarkan keinginan Cliff menguasai harta Suzanna. Kabarnya harta mendiang berjumlah Rp 3 miliar. Harta warisan itu berupa rumah, mobil, bisnis perkebunan dan pertanian, serta perhiasan. Semua diwariskan kepada Cliff dan Rama Yohanes, putra angkat Suzanna.
Cliff sempat menjanjikan membacakan surat wasiat setelah 40 hari. Menurut Yossy, penetapan waktu pembacaan surat wasiat sepenuhnya hak Cliff. "Seorang notaris tergantung yang mengizinkan kapan mau dibacakan," kata Yossy.
Muncul pula keinginan Kiki dan Buce mengotopsi jasad Suzanna. Kiki mencurigai kematian sang bunda. Namun niat Kiki tak sejalan dengan Yossy dan Ivone, keponakan Suzanna. "Betul Kiki masih ada kecurigaan terhadap kematian Suzanna. Tapi segala-galanya harus ada bukti otentik," tutur Yossy.
Keburukan Cliff juga terungkap dari pengakuan tiga bekas pembantu Suzanna. Mereka adalah Yusman dan anaknya Wahyu Rifai, serta Bayu Ponco. Mereka mengaku pernah diminta suami Cliff membantu membunuh Suzanna. Tapi semuanya ditolak Yusman, Wahyu, dan Bayu. Bayu mengaku yang pertama kali diminta bantuan.(As)