Aldi Taher Mengagumi Masjid Istiqlal

WISATA religi dilakoni Aldi Taher, Dea Imut, dan Haikal Kamil untuk mempertebal keimanan. Aldi memilih mengunjungi Masjid Istiqlal di Jakarta Pusat, belum lama ini. Mantan kekasih Nadia Vega itu mengagumi bangunan megah di lahan seluas 9,5 hektare itu.

oleh Liputan6Diterbitkan 10 September 2008, 14:17 WIB
WISATA religi dilakoni Aldi Taher, Dea Imut, dan Haikal Kamil untuk mempertebal keimanan. Aldi memilih mengunjungi Masjid Istiqlal di Jakarta Pusat, belum lama ini. Mantan kekasih Nadia Vega itu mengagumi bangunan megah di lahan seluas 9,5 hektare itu.
Masjid Istiqlal selesai dibangun dan diresmikan pada 22 Februari 1978. Dahulu masjid yang berlokasi di Jalan Taman Wijaya Kusuma itu berdiri megah Benteng Citadel milik Belanda. Masjid dibangun sebagai manifestasi syukur kemerdekaan bangsa Indonesia. Karena itu dinamakan Istiqlal yang artinya merdeka.
Ide berdirinya Masjid Istiqlal dicetuskan KH. Wahid Hasyim (Menteri Agama pada 1950) dan Bapak Anwar Cokroaminoto. Sejumlah bagian bangunan masing-masing mewakili sejarah Islam. Misal tiang penyangga sebanyak 12 tiang. Jumlah itu bermakna sebagai tanggal kelahiran Nabi Muhammad. Menara masjid setinggi 6.666 cm yang mewakili jumlah ayat Quran sebanyak 6.666 buah.
Beralih ke kunjungan Dea di Masjid Sunda Kelapa. Masjid yang dibangun pada 1960-an itu banyak dikunjungi sebagian besar umat muslim. Masjid Sunda Kelapa dibangun atas prakarsa Gustaf Abbas, arsitek lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB). Karya Abbas juga dapat dinikmati di Masjid Salman di Jalan Ganesha Bandung, Jawa Barat.
Tak seperti masjid kebanyakan, Masjid Sunda Kelapa tak punya kubah, bedug, dan sederet simbol yang ada dalam sebuah masjid. Menara yang ada pun sangat unik. Masjid ini memiliki luas tanah 9.920 meter kubik yang mampu menampung sekitar 4.424 orang. Bangunan itu ditunjang dengan ruang ibadah Aula Sakinah dan Serambi Jayakarta. Bagi pengurus masjid dibangun Gedung Fatahillah untuk mereka bekerja.
Sementara Haikal mendatangi Masjid Raya Bintaro. Didominasi kayu-kayu masjid ini didesain dengan arsitektur modern. Masjid ini mampu menampung sekitar empat ribu jamaah. Bagi yang ingin mendalami ilmu, tersedia perpustakaan cukup besar. Di sana tersedia berbagai buku agama buat referensi. Haikal senang berada di perpustakaan itu.(As)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya