Kompetisi sepakbola di Indonesia yang berhenti akibat perselisihan PSSI dan Menpora membuat mantan penjaga gawang Persija Jakarta dan Pusamania Borneo FC, Galih Sudaryono harus memutar otak untuk menghidupi keluarganya. (Liputan6.com/Reza Kuncoro)
Buntut berhentinya kompetisi laga sepakbola di Indonesia menyebabkan sejumlah para pemain sepakbola mencari alternatif untuk bertahan hidup. Seperti kiper Pusamania Borneo FC, Galih Sudaryono yang menekuni usaha odong-odong. (Liputan6.com/Reza Kuncoro)
Galih Sudaryono yang biasanya sibuk bertugas menjaga gawang, kini sibuk menjadi 'masinis' kereta mini atau kereta odong-odong. Aktifitas barunya itu dilakoninya sejak ada kabar dihentikannya kompetisi sepakbola di Tanah Air. (Liputan6.com/Reza Kuncoro)
Ketika Galih pulang kampung ke Solo ia bertemu sahabat yang menawarkan untuk meminjamkan satu set mainan kereta odong-odong untuk menyambung hidup setelah pulang ke Solo. (Liputan6.com/Reza Kuncoro)
Galih pun tertarik untuk mencoba usaha permainan tersebut. Awalnya Galih mengaku malu. Ia pun mulai mencoba peruntungannya dengan membuka usaha permainan kereta mini di perempatan Perumnas Palur. (Liputan6.com/Reza Kuncoro)
Dengan menekuni sementara usaha permainan kereta mini, Galih mengaku cukup lumayan untuk menyambung biaya hidup di kala kompetisi sepakbola di Tanah Air dihentikan. (Liputan6.com/Reza Kuncoro)