Pasarkan Pertalite, Pertamina Tak Kurangi Premium

Pertamina tetap pertahankan premium lantaran produk bahan bakar minyak ini masih diminati masyarakat.

oleh Pebrianto Eko WicaksonoDiterbitkan 23 Juli 2015, 19:58 WIB
(Foto:Liputan6.com/Pebrianto Eko Wicaksono)

Liputan6.com, Jakarta - PT Pertamina (Persero) menegaskan tidak mengurangi penjualan premium meski telah meluncurkan produk baru Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertalite.

Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina (Persero), Ahmad Bambang mengatakan saat menyalurkan Pertalite Pertamina telah menyiapkan dua metode, yaitu membangun dispenser baru jika lahan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) masih memadai dan mengurangi dispenser pada BBM yang kurang diminati konsumen.

"Kalau SPBU baru lahannya ada menambah dispenser, kalau penuh dihitung dan di tengah kota seperti solar tidak banyak, tergantung yang efektifnya," kata Bambang, di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 31.10202, Jalan Abdul Muis Jakarta Pusat Kamis (23/7/2015).

Karena itu, Bambang menegaskan Pertamina tidak mengurangi penjualan Premium. Lantaran, BBM dengan kadar Research Octane Number (RON) 88 tersebut masih diiminati masyarakat. "Sama sekali tidak mengurangi premium," tegas Bambang.

Menurut Bambang, Pertamina tidak menanggung biaya di SPBU untuk menyalurkan Pertalite. Yang menjadi tanggung jawab Pertamina hanya pada terminal penyimpanan dan proses produksi saja. "Semua biaya ditanggung SPBU, Pertamina menyiapkan tangki blending di depo, biaya SPBU cuma optimalkan dispenser," kata Bambang.

Seperti diketahui, Pertamina akan meluncurkan Pertalite pada 24 Juli 2015 di tiga wilayah yaitu Jakarta, Bandung dan Surabaya. Pertamina menargetkan penjualan Pertalite mencapai 500 kiloliter (kl) per hari dan menyiapkan 103 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) untuk menyalurkan Pertalite. (Pew/Ahm)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya