Liputan6.com, New York, AS Seorang balita yang lahir dengan kelainan genetik tanpa ibu jari, akhirnya bisa memiliki jempol. Ahli bedah dari Amerika membuatkan jempol baru untuk Brandon Torres.
Mengutip laman Nydailynews, Senin (6/7/2015), Brandon mengalami penyakit langka yang dinamai sindrom Duane-radial ray. Kondisi ini dialami 30 anak di seluruh dunia dengan ibu jari sangat kecil.
Dokter yang menangani Brandon, Dr Nicholas Bastidas dari Cohen Childrens Medical Center, New York-Amerika Serikat, mengatakan, operasi dilakukan karena ibu jari sangat penting untuk menangkap dan mencubit.
"Ibu jari punya peran yang penting di tangan sehingga kami mencoba membuatkannya," kata Bastidas.
Untuk membentuk kembali tangan Brandon, Bastidas menggunakan teknik bedah yang disebut 'pollicization', memperpendek jari telunjuk kanan balita ini dan menambahkannya ke jempol. Operasi dilakukan selama tiga jam pada 27 April. Dia menggunakan diseksi (membuang jaringan) mikroskopik untuk memperpanjang pembuluh darah.
Setelah operasi, kata Bastidas, Brandon akan terapi untuk belajar bagaimana menggunakan ibu jarinya. Berkat jempol barunya itu, orangtua Brandon sangat bersyukur. "Anak saya lebih aktif dan tangkas walapun dia masih terbiasa dengan ibu jari barunya.
Advertisement