Liputan6.com, Bogor Setiap kota memiliki kuliner khas tempo dulu yang melegenda. Begitu pula halnya dengan Bogor. Sayangnya banyak hidangan khas jaman dahulu kota hujan ini yang sudah mulai jarang ditemui, misalnya doclang.
Untuk mempertahankan ragam kuliner masa lampau tersebut, salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Kota Bogor, yaitu Bogor Trade Mall (BTM), menggelar festival kuliner khas bogor tempo dulu. Mengusung tema `Pesona Heritage`, BTM menggelar event `Tempo Doeloe Bogor Food Festival 2015`.
Manager Marketing dan Komunikasi BTM, Sharon Vebrilla, mengatakan bahwa event ini memang merupakan bentuk dukungan BTM dalam merayakan hari jadi Kota Bogor yang tahun ini bertema ’Bogoh Ka Bogor’. Kegiatan ini ditujukan untuk memperkenalkan sekaligus menghadirkan kuliner khas Bogor kepada masyarakat luas baik warga Bogor ataupun wisatawan yang berkunjung ke Bogor.
Sistem pembayaran di festival ini unik dimana para pengunjung harus menukar terlebih dahulu dengan uang tempo dulu. ”Untuk pembelian makanannya pengunjung harus menukarkan uang dalam bentuk voucher seperti uang tempo dulu dengan nominal Rp 1 – Rp 10,” ujarnya, saat ditemui di Mal BTM, Sabtu (13/6/2015). Rp 1 di voucher ini nilainya setara dengan Rp 1000 di uang asli.
Advertisement
Harga yang ditawarkan di sini terjangkau. Kisarannya dari Rp 1000 hingga Rp 20 ribu,” imbuh Vebrilla. Event ini diikuti oleh 20 stand kuliner makanan tempo dulu, mulai dari soto kuning, doclang, laksa, toge goreng, hingga minuman bir jahe khas Bogor. Selain itu, BTM juga menarik para PKL jajanan khas Bogor seperti kue pancong, manisan pala dan kue rangi.
Di acara ini juga disuguhkan kemeriahan band yang akan membawakan lagu-lagu tempo dulu serta atraksi dari komunitas Bogor. Tempo Doeloe Bogor Food Festival 2015 sudah digelar pada 10-16 Juni 2015. (Bima Firmansyah/Bio)