Kurang Solid, Pasangan Indonesia Takluk di Partai Penentuan

Sunu Wahyu Trijati baru berpasangan Christoper Rungkat.

oleh Adyaksa VidiDiterbitkan 09 Juni 2015, 19:18 WIB
Pasangan Sunu Wahyu Trijati/Christoper Rungkat gagal sumbang poin untuk Indonesia di final tenis beregu putra SEA Games 2015 Singapura melawan Thailand (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Liputan6.com, Singapura - Ganda putra Indonesia Sunu Wahyu Trijati/Christoper Rungkat mengungkapkan alasan kekalahan mereka pada partai ketiga final tenis beregu putra SEA Games 2015 Singapura. Pasangan dadakan ini mengaku kalah solid dibandingkan ganda putra Thailand, Sanchai Ratiwatana/Sonchat Ratiwatana.

Di dua laga sebelumnya, Sunu berpasangan dengan David Susanto. Meski demikian, Sunu/Christoper mampu memberikan perlawanan sengit. Tetapi, akhirnya mereka menyerahh 4-6 dan 4-6 dari Sanchai/Sonchat.

Ganda putri Indonesia Suci Rizki Andini/Maretha Dea Giovani tampil kurang solid di final tenis beregu putra SEA Games 2015 Singapura melawan Thailand (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Pada final ini, Christoper bermain di partai kedua dan ketiga. "Jarak antara game pertama dan kedua sangat singkat. Jujur saya sedikit kelelahan," kata Christo usai pertandingan di Kallang Tenis Centre, Selasa (9/6/2015).

"Selain itu saya dan Sunu juga baru berpasangan. Sedangkan lawan sudah lama sehingga chemistrynya lebih dapat?" Sunu menimpali.

Hingga hari ini, cabang tenis sudah menyumbang dua medali. Yakni medali perunggu dari tim beregu putri dan perak dari tim beregu putra.(Ady/Bog)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya