Produk Lokal dan Tradisional Harus Mampu Bersaing di Pasar Bebas

oleh Johan FatzryDiterbitkan 27 Mei 2015, 18:00 WIB
Produk Lokal dan Tradisional Harus Mampu Bersaing di Pasar Bebas
Sebuah mainan mobil kayu ditawarkan di kios mainan kayu di kawasan Kalibata, Jakarta (27/5/2015). Produksi mainan lokal dan tradisional diharapkan mampu bertahan, mengingat pasar bebas Asean yang dimulai Januari 2016 mendatang. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Sebuah mainan mobil kayu ditawarkan di kios mainan kayu di kawasan Kalibata, Jakarta (27/5/2015). Produksi mainan lokal dan tradisional diharapkan mampu bertahan, mengingat pasar bebas Asean yang dimulai Januari 2016 mendatang. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Pedagang memperlihatkan Mainan mobil kayu di kawasan Kalibata, Jakarta (27/5/2015). Produksi mainan lokal dan tradisional diharapkan mampu bertahan, mengingat pasar bebas Asean yang dimulai Januari 2016 mendatang. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Pedagang mobil kayu merapihkan jualannya di kawasan Kalibata, Jakarta (27/5/2015). Produksi mainan lokal dan tradisional diharapkan mampu bertahan, mengingat pasar bebas Asean yang dimulai Januari 2016 mendatang. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Pedagang memperbaiki mobil kayu yang akan di jual di kios mainan kayu, Jakarta (27/5/2015). Produksi mainan lokal dan tradisional diharapkan mampu bertahan, mengingat pasar bebas Asean yang dimulai Januari 2016 mendatang. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Sejumlah mainan kayu di jual di kios mainan kayu di kawasan Kalibata, Jakarta (27/5/2015). Produksi mainan lokal dan tradisional diharapkan mampu bertahan, mengingat pasar bebas Asean yang dimulai Januari 2016 mendatang. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Sejumlah mainan kayu di jual di kios mainan kayu di kawasan Kalibata, Jakarta (27/5/2015). Produksi mainan lokal dan tradisional diharapkan mampu bertahan, mengingat pasar bebas Asean yang dimulai Januari 2016 mendatang. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya