Hidup Bertoleransi di Mata Dimas Seto-Christy

SALING menghormati dan menghargai memang menjadi dasar hidup bertoleransi. Begitu juga jika memiliki hubungan dengan seseorang yang berbeda agama. Ini seperti dialami pasangan Dimas Seto Wardana dan Christy Karmela Soebono. Meski berbeda agama, mereka tetap bisa menjalin hubungan yang manis. "B...

oleh Liputan6Diterbitkan 18 Desember 2005, 14:18 WIB
SALING menghormati dan menghargai memang menjadi dasar hidup bertoleransi. Begitu juga jika memiliki hubungan dengan seseorang yang berbeda agama. Ini seperti dialami pasangan Dimas Seto Wardana dan Christy Karmela Soebono. Meski berbeda agama, mereka tetap bisa menjalin hubungan yang manis. "Bertoleransi menghargai kepercayaan masing-masing," ujar Dimas. Menurut Dimas, selama ini mereka tak pernah menemui masalah mengenai kegiatan agama masing-masing. Misalnya, seperti perayaan Natal. Dimas mengaku biasa membantu Christy dalam merayakan hari besar umat Kristen itu. Begitu juga sebaliknya, ketika tengah merayakan Hari Raya Idul Fitri, Christy selalu ikut menemaninya. "Segala sesuatu yang berhubungan dengan kegiatan ibadah masing-masing tak dilarang," kata Dimas. Buat Christy perbedaan prinsip hidup ini memang bukan hal yang baru. Maklum, Christy sendiri hidup di tengah keluarga yang berbeda agama. Ayahnya, Adri Subono memeluk agama Islam. Sedangkan ibunya beragama Kristen. Namun, baik Dimas dan Christy keduanya tak mau berkomentar dulu jika mereka mengikuti jejak orang tua Christy menjalin bahtera rumah tangga dengan berbeda agama. "Belum memikirkan untuk menikah. Itu masih panjang," tegas Dimas.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya