KOMPOSER dan pencipta lagu Dodo Zakaria, membuat acara amal untuk membantu Mus K. Wirya, pencipta lagu era 1970-an. Pencipta sejumlah tembang hit seperti Pileleyan, Sangkuriang, dan Sampai Menutup Mata ini menderita sakit menahun hingga parah. Meski lagu-lagunya dapat melambungkan penyanyi seperti almarhum Bing Slamet, Erni Djohan, dan Grace Simon, dia menerima royalti yang sangat rendah. Akibatnya, hidup Mus kurang sejahtera dan untuk biaya pengobatan pun tidak mampu.
Menurut Dodo, penghargaan masyarakat Indonesia terhadap pencipta lagu sangat minim. "Saya menerima royalti dari lagu karya-karya saya itu, hanya Rp satu juta, selebihnya nggak ada," kata Dodo. Dia menambahkan, royalti itu tak sebanding dengan seorang penyanyi yang bisa berpenghasilan Rp 500 juta per bulan. Seharusnya kata Dodo, warga Indonesia mencontoh negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura yang memberikan royalti sangat tinggi kepada para pencipta musik. "Per tahun sekitar dua juta ringgit atau Rp 2,5 miliar," ujar Dodo.
Kisah Sedih Para Pencipta Lagu
KOMPOSER dan pencipta lagu Dodo Zakaria, membuat acara amal untuk membantu Mus K. Wirya, pencipta lagu era 1970-an. Pencipta sejumlah tembang hit seperti <i>Pileleyan, Sangkuriang, dan Sampai Menutup Mata</i> ini menderita sakit menahun hingga parah. Meski lagu-lagunya dapat melambungkan penyanyi se...
Diterbitkan 16 September 2005, 16:27 WIBPOPULER
1 2 3 4 5
Berita Terbaru
Healthkathon 2026 Digelar, BPJS Kesehatan Dorong Pemanfaatan AI untuk Perkuat JKN
- 4 hari yang lalu
MILKU Raih IOB 2026, Perkuat Komitmen Hadirkan Susu UHT Berkualitas bagi Konsumen Indonesia
- 1 minggu yang lalu
BPJS Kesehatan Luncurkan NADI JKN, Solusi Menabung untuk Jaga Kepesertaan Tetap Aktif
- 2 minggu yang lalu
Mulai Agustus 2026, Rumah Sakit Didorong Terapkan Klaim Elektronik JKN untuk Cegah Fraud
- 2 minggu yang lalu
Program JKN Beri Rasa Aman bagi Emanuel Saat Berobat, Seluruh Biaya Perawatan Ditanggung