Buka Pabrik di Batam, Asus Siap Sambut TKDN 40%

Asus Indonesia sudah siap jika pemerintah merealisasikan aturan 40% Tingkat Kandungan Dalam Negeri untuk perangkat 4G.

oleh Adhi Maulana diperbarui 21 Apr 2015, 17:55 WIB
Asus Zenfone 6 (cnet)

Liputan6.com, Jakarta - Asus Indonesia mengklaim sudah sangat siap jika pemerintah merealisasikan aturan 40% Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) untuk perangkat 4G. Pasalnya, diam-diam ternyata Asus sudah memiliki pabrik di Batam.

Country Product Group Leader Asus Indonesia, Juliana Chen mengungkapkan, "Ya, betul kami sudah ada pabrik di Batam. Belum beroperasi, tapi nanti kalau pemerintah sudah ketuk palu dan regulasi (TKDN 40%) dijalankan, kami sudah siap. Kami dukung terus pemerintah."

Juliana juga menjelaskan bahwa pabrik Asus di Batam merupakan hasil kerjasama dengan pihak lain. Namun sayang, ia mengaku belum bisa mengungkap siapa manufaktur yang menjadi rekanan Asus di Batam.

"Nanti ya, soal itu saya belum bisa bilang. Tapi sebentar lagi akan kita resmikan, sebentar lagi pokoknya, tidak sampai akhir tahun ini," papar Juliana di acara peluncuran smartphone Asus ZenFone 2 hari ini, Selasa (21/4/2015), di Pullman Hotel Jakarta.

Julianan lebih jauh menjelaskan bahwa nantinya pabrik Asus di Batam diperuntukkan bagi proses produksi perangkat yang telah mendukung jaringan 4G LTE. Hal itu sesuai dengan aturan regulasi TKDN 40% yang tak lama lagi akan diresmikan pemerintah.

"Nanti biaya produksinya akan jadi lebih mahal kalau pabrik di Indonesia. Tapi kami jamin harga produk Asus akan tetap stabil, kualitas produk juga kami jamin. Kami sudah mulai mengadakan training-training beberapa waktu belakangan ini," kata Juliana.

(dhi/dew)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya