Kreativitas dan ide Seto Mulyadi alias Kak Seto dalam dunia anak-anak sudah tidak diragukan lagi. Tak heran apabila nama Kak Seto kian lengket di telinga anak-anak. Ia adalah pendidik, pendongeng sekaligus pemerhati anak-anak. Dipastikan ada senda gurau dan tawa lepas apabila Kak Seto hadir di keramaian anak-anak. Tentu tak lepas dari tutur kata yang baik dan lembut penuh santun.
Gaya Kak Seto dalam kehidupan rumah tangganya pun tak jauh berbeda. Lelaki kelahiran Klaten, Jawa Tengah, 28 Agustus 1951, ini dekat dengan keempat anaknya. Setidaknya itu diakui Eka Putri Dutasari alias Ninu, putri kedua yang belakangan ini selalu ikut dalam kegiatan ayahnya. Menurut Ninu, di rumah pun Kak Seto bersikap seperti anak kecil supaya bisa dekat dengan anak-anaknya. "Apa yang diomongin di luar semua diterapkan di rumah," kata Ninu, bangga.
Bagi Kak Seto, keluarga adalah segalanya. Keluarga adalah sumber kekuatan dan inspirasi. Selelah apa pun, suami dari Mariati ini selalu berusaha membahagiakan keempat anaknya--Deviana, Ninu, Bimo Dwi Putra Utama, Shelomita Kartika Putri Maharani dan Nindya Putri Catur Permatasari. Intinya apa pun akan dilakukan demi kebahagian buah hatinya.
Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak ini sengaja melibatkan Ninu dalam berbagai kegiatan sosialnya. Terakhir Ninu diajak menemui anak-anak korban gempa di Nanggroe Aceh Darussalam. Seto sangat berharap kelak Ninu bisa melanjutkan perjuangannya di dunia anak-anak.
Seto Mulyadi di Mata Sang Buah Hati
Kreativitas dan ide Seto Mulyadi alias Kak Seto dalam dunia anak-anak sudah tidak diragukan lagi. Tak heran apabila nama Kak Seto kian lengket di telinga anak-anak. Ia adalah pendidik, pendongeng sekaligus pemerhati anak-anak. Dipastikan ada senda gurau dan tawa lepas apabila Kak Seto hadir di keram...
Diterbitkan 15 April 2005, 13:47 WIBPOPULER
1 2 3 4 5
Berita Terbaru
Mayat Pria Tergeletak di Pinggir Jalan, Identitas Masih Misterius
- 1 jam yang lalu
BMKG Ungkap Arah Pergerakan Abu Vulkanik Anak Krakatau
- 1 jam yang lalu
Guru di Sumba Barat NTT Diduga Cabuli 13 Siswa SD
- 2 jam yang lalu
Fakta Baru Kasus Pencabulan Anak di Posko Pengungsi Gempa NTT
- 3 jam yang lalu
Pasangan Remaja di Semarang Kubur Anak Sendiri yang Baru Berusia Sehari