Zara Zettira tengah gundah. Penulis kreatif ini keberatan atas pemutusan kontrak sepihak yang dilakukan Yoen K, produser Net Film yang memproduksi sinetron Jumirah Goes to Hollywood. Menurut Zara, Net telah mempercayakannya sebagai pelaksana produksi di Hollywood, Los Angeles, Amerika Serikat, termasuk menunjuk perusahaan lokal FTSN untuk memproduksi sinetron tersebut. "Pada saat itu tidak ada kerja sama dan kontrak untuk penulisan skenario, sampai setelah produksi berjalan, tiba-tiba di tengah produksi Pak Yoen K memutuskan kerja sama tanpa pemberitahuan apa-apa," kata Zara yang didampingi kuasa hukumnya, Gusti Randa.
Belakangan, tanpa bicara, Net menggandeng perusahaan lain untuk memproduksi sinetron tersebut lantaran ada masalah dengan FTSN. "Dia tak berhak memproduksi sinetron itu karena tidak ada jual beli skenario saya. Tapi kalau dia produksi potong kompas berarti dia harus lebih dahulu menyelesaikan kewajibannya," kata Zara.
"Script itu tidak pernah dialihkan. Kan hak cipta itu dapat berpindah tangan dengan jual beli, hibah, dan segala macam. Ini tidak pernah dialihkan," kata Gusti mengingatkan. Zara menambahkan, "Kok enak benar bisa produksi skenario saya tanpa ada ikatan kerja sama, saya tidak pernah menghibahkan hak cipta saya pada Net Film," kata penulis cerita pendek, novel, dan penulis skenario terkenal ini. Selain pelanggaran hak cipta, menurut Gusti, Yoen juga sudah menyatakan pada media bahwa kliennya melakukan penggelapan dana. "Padahal klien saya sudah mengeluarkan dana untuk praproduksi," kata dia.
Zara Zettira Mempersoalkan Hak Cipta
Zara Zettira tengah gundah. Penulis kreatif ini keberatan atas pemutusan kontrak sepihak yang dilakukan Yoen K, produser Net Film yang memproduksi sinetron <i>Jumirah Goes to Hollywood</i>. Menurut Zara, Net telah mempercayakannya sebagai pelaksana produksi di Hollywood, Los Angeles, Amerika Serikat, termasuk menunjuk perusahaan lokal FTSN untuk memproduksi sinetron tersebut. "Pada saat itu tidak ada kerja sama dan kontrak untuk penulisan skenario, sampai setelah produksi berjalan, tiba-tib...
Diterbitkan 10 September 2003, 14:09 WIBPOPULER
1 2 3 4 5
Berita Terbaru
Tak Terlihat Visual, Anak Krakatau Ternyata Meletus Berkali-kali
- 1 jam yang lalu
Emak-Emak di Banyuwangi Tewas Ditabrak Konvoi Suporter Futsal
- 4 jam yang lalu
Getaran Lahar Hujan di Puncak Semeru Terekam Hampir 4 Jam
- 8 jam yang lalu
Teriakan Minta Tolong Sang Ayah, Berujung Maut di Tangan Putranya
- 10 jam yang lalu
Ketika Macan Pilih Menyerah Usai Jadi Buronan Pembunuhan Sadis Lampung