Liputan6.com, London - Raheem Sterling makin mengisyaratkan dirinya akan segera meninggalkan Anfield musim depan. Ia lagi-lagi dengan tegas menolak tawaran perpanjangan kontrak dengan The Reds.
Seperti dilansir Daily Mail, pemain muda berusia 20 tahun itu, bahkan enggan menerima kenaikan gaji yang mencapai 180 ribu poudsterling atau sekitar Rp 3 miliar per pekan -- transaksi terbesar dalam sejarah klub.
Advertisement
Disinyalir, Sterling tidak senang akan posisinya sebagai pemain sayap di Liverpool. Ia lebih suka dimainkan sebagai penyerang sebagaimana penampilan impresif yang ditunjukkannya saat Inggris menaklukan Lithuania dengan skor 4-0 dalam lanjutan kualifikasi Piala Eropa 2016.
Sebelumnya Sterling telah dua kali menolak perpanjangan kontrak yang disodorkan pihak menejemen Liverpool. Sang pemain menyatakan dirinya hanya ingin fokus berkonstrasi bermain selama sisa musim ketimbang melakukan pembicaraan kontrak.
Sinyal untuk Arsenal
Kabar ini tentu membuat sejumlah klub Inggris lainnya seperti Manchester City, Chelsea dan Arsenal berpeluang memboyong pemain kelahiran Jamaika itu.
Manajer The Gunners pun kepincut dengan talenta yang dimiliki Sterling. Ia telah menjadi bintang Liverpool dalam dua musim terakhir. Terbaru ia mendapatkan gelar pemain muda terbaik Eropa tahun 2014.
"Sterling adalah salah satu pemain besar di Inggris," pujinya.
Arsenal memang dikabarkan tengah gencar mencari pemain untuk mengantisipasi hengkangnya pemain sayap mereka, Theo Walcott yang juga kerap dihubungkan dengan Liverpool.
Sterling dianggap cocok sebagai pengganti ideal rekan senegaranya itu di Emirates.
Baca juga:
Smalling Ingin Bertahan di MU Selama Mungkin