Caffeine Menulis Lagu Berdasar Pengalaman Pribadi

SALAH satu grup musik yang jago membikin musik romantis adalah Caffeine. Wajar saja kalau albumnya laris di pasaran dan <i>digandrungi</i> cewek-cewek. Belum lama ini, mereka mengaku membuat lagu berdasarkan pengalaman pribadi. Maka tak heran bila mendengarkan tembang yang dinyanyikan Rudy hati terasa bergetar. Ternyata kidung itu tak hanya membuat pengagum kelompok musik asal Kota Kembang tersebut terenyuh. Para personel pun mengaku bulunya bergidik saat berada di studio rekaman. &quot;Merin...

oleh Liputan6Diterbitkan 20 Juni 2004, 15:18 WIB
SALAH satu grup musik yang jago membikin musik romantis adalah Caffeine. Wajar saja kalau albumnya laris di pasaran dan digandrungi cewek-cewek. Belum lama ini, mereka mengaku membuat lagu berdasarkan pengalaman pribadi. Maka tak heran bila mendengarkan tembang yang dinyanyikan Rudy hati terasa bergetar. Ternyata kidung itu tak hanya membuat pengagum kelompok musik asal Kota Kembang tersebut terenyuh. Para personel pun mengaku bulunya bergidik saat berada di studio rekaman. "Merinding sih saat berada di dalam studio, apalagi pernah lampunya dimatiin," ujar sang gitaris Benny Anwar. Lain lagi dengan Rudy Nugraha,. "Waktu take vokal pernah sampai bercucuran air mata," ucap vokalis Caffeine itu.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya