Liputan6.com, Bogor Selama 21 hari di 255 sekolah dasar (SD) binaan, 110 dokter gigi yang tergabung dalam Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) akan mengajari bagaimana cara menyikat gigi yang benar sekaligus membiasakan agar sejak dini anak-anak sudah mulai menyikat gigi.
Kegiatan yang dijalankan untuk memeringati Hari Kesehatan Gigi Sedunia yang jatuh pada 20 Maret ini akan didukung oleh para guru yang bertugas sebagai kader kesehatan gigi. Anak-anak juga akan diajari kapan saat yang tepat menyikat gigi dan diberitahu kenapa menyikat gigi harus dilakukan secara rutin.
Advertisement
Dengan mengusung tema `Smile for Life` Unilever bersama PDGI mencanangkan gerakan 21 hari sikat gigi di sekolah dasar negeri (SDN) Babakan Madang 01, Sentul, Bogor, Jawa Barat. Tema `Smile for Life`, kata Hanum mengingatkan kita semua untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut demi manfaat jangka panjang.
Kesadaran rendah
Kesadaran memeriksakan gigi di kalangan anak-anak SD terutama di Bogor masih rendah. Menurut perwakilan Dinas Kesehatan Kota Bogor, Dr Trisna baru 7.724 dari 117.820 yang mau memeriksakan giginya. "Syukurlah, sekarang yang telah diperika sudah mencapai 49.110 siswa. Ini artinya, tingkat kesadaran akan kesehatan gigi masih sangat rendah," kata Trisna.
President of FDI World Dental Federation, Dr Tin Chung Wong berharap, program sikat gigi 21 hari ini dapat menjadi langkah awal membebaskan anak-anak di seluruh Indonesia dari karies gigi, supaya mereka senantiasa mendapatkan senyum cemerlang di dalam kehidupannya.