Joshua yang Tak Selucu Dulu

UANG bukan masalah karena tergantung bagaimana mengelolanya. Kalimat ini meluncur begitu saja dari bibir Joshua, artis cilik yang arek <i>Suroboyo</i> asli itu. Bocah yang selalu berkupluk merah ini belum lama berselang, merayakan ulang tahun ke-10 di sebuah lapangan sepak bola di kawasan Cibubur, Jakarta Timur. Tak terasa memang, penyanyi &quot;Diobok-obok&quot; itu sekarang sudah hendak menginjak usia remaja. Bagi Jedy Suherman, sang ayah, mengurus Joshua harus punya strategi sendiri karena...

oleh Liputan6Diterbitkan 08 November 2002, 13:46 WIB
UANG bukan masalah karena tergantung bagaimana mengelolanya. Kalimat ini meluncur begitu saja dari bibir Joshua, artis cilik yang arek Suroboyo asli itu. Bocah yang selalu berkupluk merah ini belum lama berselang, merayakan ulang tahun ke-10 di sebuah lapangan sepak bola di kawasan Cibubur, Jakarta Timur. Tak terasa memang, penyanyi "Diobok-obok" itu sekarang sudah hendak menginjak usia remaja. Bagi Jedy Suherman, sang ayah, mengurus Joshua harus punya strategi sendiri karena spontanitasnya telah pupus. "Ia sudah besar, sudah mengerti sopan-santun. Jadi mesti ada persiapan lebih lanjut," kata Jedy. Joshua sendiri mengaku tidak masalah karirnya merosot, karena orang menilai dirinya sudah tak lucu. "Giliranlah," ujar kelahiran 3 Nopember 1992 ini, dengan mimik cerah. Keceriaan juga mewarnai wajah Titiek Puspa. Nenek kelahiran kelahiran Tanjung, Kalimantan Selatan, ini masih terlihat segar di usia 65 tahun. Bersama Dorce Gamalama, Tante Titiek--biasa dia disapa--larut dalam kegembiraan pada acara perayaan ulang tahunnya di sebuah hotel berbintang di Jakarta, Jumat silam. "Alhamdulillah diberi umur panjang dan kesehatan. Saya baru pulang dari Padang lo," kata janda Mus Mualim itu, kenes.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya