Pemerintah Bakal Sulap Jutaan Lahan Terlantar Jadi Hutan Energi

Saat ini, teridentifikasi ada 57 juta lahan terlantar, bekas tambang, bekas kebun.

oleh Siska Amelie F Deil diperbarui 14 Mar 2015, 20:25 WIB
Menteri ESDM Sudirman Said menjawab pertanyaan wartawan saat blusukan ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) di Lebak Bulus, Jakarta, Selasa (3/3/2015). (Liputan6.com/Yoppy Renato)

Liputan6.com, Jakarta - Dalam paket kebijakan energi nasional, pemerintah menargetkan bauran minimal 23 persen energi terbarukan pada seluruh pasokan energi domestik. Demi meningkatkan penggunaan energi terbarukan, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said mendorong perpaduan antara komunitas pengusaha, pemerintah dan kalangan energi nasional agar menjadi satu pilar yang bersinergi.

"Saat ini, teridentifikasi ada 57 juta lahan terlantar, bekas tambang, bekas kebun. Kami siap bikin task force, di mana beberapa juta lahan bisa konversi jadi hutan energi," terangnya saat berdiskusi dalam acara ulang tahun Pendiri MedcoGroup Arifin Panigoro di Jakarta, Sabtu (14/3/2015).

Menurutnya 57 juta lahan itu sangat potensial untuk menuju bio energi. Saat ini banyak orang pesimis dengan paket kebijakan energi nasional karena memang belum pernah dilakukan sebelumnya.

"Memang perjuangan menuju energi terbarukan itu membutuhkan upaya luar biasa. Termasuk bagaimana kita memastikan dana fiskal yang tersedia cukup untuk menopang pembangunan itu," tuturnya.

Sebelumnya, dia bersama dewan energi nasional menggelar rapat dengan presiden demi mendorong terwujudnya energi terbarukan. Pasalnya, sektor energi Indonesia tak akan pernah maju jika pola pengembangannya tak menunjukkan kemajuan.

"Banyak orang bilang energi terbarukan itu mahal. Tapi mahal itu dibandingkan apa? Kalau nanti fosil fuel sudah habis, baru lebih mahal," pungkasnya. (Sis/Nrm)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya