Liputan6.com, Barcelona - Bergabung ke klub elite seperti Barcelona merupakan mimpi seluruh pesepak bola dunia. Maklum Blaugrana adalah salah satu raksasa di lapangan hijau dengan jutaan pendukung dari seluruh dunia.
Meski demikian bergabung ke Barca bukan berarti para pemain langsung bisa menemukan performa terbaiknya. Bahkan beberapa pemain malah menjadi tak berkembang sejak pindah ke Camp Nou.
Bukti terbaru bisa terlihat dari Luis Suarez. Setelah musim lalu sukses menjadi bomber di Liverpool dengan mencetak 33 gol, kini ia baru mencetak tujuh gol.
Siapa saja bomber maut yang performanya menurun setelah bergabung ke Barca. Berikut beberapa diantaranya seperti dirangkum Liputan6.com:
Advertisement
Thierry Henry
Thierry Henry merupakan legenda bagi Arsenal. Bersama The Gunners ia menjadi 'raja' dengan menyumbangkan tujuh gelar.
Bahkan untuk menghargai prestasinya, Arsenal membuat patung dirinya di depan Emirates Stadium. Ia pun masih kerap menyaksikan langsung penampilan mantan timnya sejauh ini.
Namun pada tahun 2007, Henry tiba-tiba pindah ke Barca dengan transfer sebesar 24 juta euro. Saat itu ia beralasan ingin mencari tantangan baru.
Meski sama-sama menyumbang tujuh gelar bagi Barca, namun Henry tak pernah tampil setajam di Inggris. Ia hanya mencetak 49 gol dari 121 laga sebelum akhirnya ditendang ke MLS tahun 2010.
Zlatan Ibrahimovic
Ibrahimovic merupakan salah satu predator gol di Eropa hingga sekarang. Sebelum pindah ke Barca tahun 2009, ia merupakan topscorer di Ajax, Juventus, dan Inter Milan.
Itu sebabnya Barca rela menebusnya dengan harga mencapai 66 juta euro. Mereka percaya Ibra akan menjadi bintang baru bersama Lionel Messi dan kawan-kawan.
Sayangnya strategi yang dijalankan Pep Guardiola tidak cocok dengan Ibra. Striker asal Swedia itu jadi mandul dan kerap menjadi pilihan kedua.
Total Ibra hanya menyumbang 22 gol dari 46 laga bersama Barca. Bahkan ia sempat dipinjamkan ke AC Milan selama semusim pada tahun 2010.
David Villa
David Villa merupakan salah satu striker idola di Spanyol. Ketajamannya disegani saat dia masih memperkuat Real Zaragoza, Sporting Gijon, hingga Valencia.
Namun keputusannya pindah ke Barcelona pada tahun 2010 malah berujung mengecewakan. Keinginannya untuk mengikuti jejak Luis Enrique dan Quini yang pensiun di Camp Nou tak kesampaian.
Total Villa hanya menyumbang 48 gol dari 116 laga bersama Barca di semua kompetisi. Ia malah sempat cedera selama delapan bulan sebelum akhirnya pindah ke Atletico Madrid tahun 2013.