Oki Lukman Sukses karena <i>Pede</i>

OKI Lukman tampaknya mengenal betul dirinya. Paling tidak, dia tahu kekurangan dan kelebihannya saat ini. Itu pula yang menjadi alasan mantan pemain Lenong Bocah ini tetap dengan <i>image</i>-nya sejak dulu: cerewet dan asal <i>njeplak</i>. Sebab, kalau tidak begitu, Oki mengaku belum tentu bisa seperti sekarang ini. &quot;<i>Kalo gue</i> malu-malu, mau jadi apa? Cantik <i>nggak</i>. Kalo gue <i>jaim</i> (jaga image), gue nggak mungkin laku,&quot; kata Oki. Dia menuturkan, sejak dulu terbiasa...

oleh Liputan6Diterbitkan 02 Agustus 2004, 12:47 WIB
OKI Lukman tampaknya mengenal betul dirinya. Paling tidak, dia tahu kekurangan dan kelebihannya saat ini. Itu pula yang menjadi alasan mantan pemain Lenong Bocah ini tetap dengan image-nya sejak dulu: cerewet dan asal njeplak. Sebab, kalau tidak begitu, Oki mengaku belum tentu bisa seperti sekarang ini. "Kalo gue malu-malu, mau jadi apa? Cantik nggak. Kalo gue jaim (jaga image), gue nggak mungkin laku," kata Oki. Dia menuturkan, sejak dulu terbiasa menggunakan dialek Betawi, meski sebenarnya bukan orang asli Jakarta. Bahkan, Oki mengaku pernah mengerjakan tugas mengarang Bahasa Indonesia menggunakan bahasa Betawi. Tentang ini, orang tuanya dipanggil gurunya. Namun siapa menyangka, dialek Betawi membawa berkah. Aditya Gumay, pimpinan Sanggar Ananda dan Lenong Bocah, justru melihat bakat besar dalam diri Oki. Dari sana pula Oki kemudian terlibat dalam pementasan Lenong Bocah yang disiarkan di sebuah stasiun televisi. Kini Oki juga merambah ke dunia sinetron dan pembawa acara televisi.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya