6 Pemain Benua Amerika yang Gagal Bersinar di MU

Manchester United jarang cocok dengan pemain yang berasal dari Benua Amerika.

oleh Cakrayuri NuralamDiterbitkan 22 Februari 2015, 06:00 WIB
Logo Manchester United (Liputan6.com/Sangaji)

Liputan6.com, Manchester - Tidak bisa diragukan lagi jika Manchester United merupakan salah satu klub terbaik di Inggris, bahkan dunia. Klub berjuluk Setan Merah itu mempunyai fans fanatik terbesar di dunia.

MU adalah klub terbanyak meraih trofi Liga Premier Inggris dengan raihan 20 gelar. Setan Merah juga sudah mengoleksi 11 gelar FA Cup serta tiga trofi Liga Champions.

Selain pengoleksi gelar, Setan Merah juga pencetak pemain bintang. MU juga mengincar pemain-pemain bintang demi mendapatkan banyak gelar.

Namun bukan berarti, manajemen Setan Merah jeli dalam mendatangkan pemain berlabel bintang. Setidaknya ada enam pemain asal benua Amerika yang gagal bersinar di Old Trafford Stadium. Siapa saja mereka?

Bersambung ke halaman selanjutnya ---->


Juan Sebastian Veron

Juan Sebastian Veron

1. Juan Sebastian Veron

Juan Sebastian Veron adalah salah satu gelandang terbaik yang pernah dimiliki Timnas Argentina. Namun, dia gagal menunjukkan sinarnya ketika bergabung bersama Setan Merah.

Pada tahun 2001, MU mendatangkannya dari Lazio dengan harga mahal, yakni 28 juta pound. Tapi selama dua musim bersama tim yang ketika itu dilatih Sir Alex Ferguson, Veron tidak bisa menunjukkan performa bagus.

Fans MU yang melihat penurunan performa pria yang mengakhiri kariernya bersama Estudiantes meradang. Fans MU pun memaksa manajemen Setan Merah menjual Veron.

Tahun 2003, MU pun melepas pria yang kini berusia 39 tahun itu ke Chelsea dengan harga 15 juta pound. Setan Merah rugi 13 juta pound ketika itu.


Tim Howard

Tim Howard

2. Tim Howard

Tahun 2003, MU mendatangkan Tim Howard dari MetroStars dengan mahar sebesar 4 juta dollar Amerika Serikat. Sir Alex Ferguson berpendapat kalau Howard bisa menjadi kiper nomor satu Setan Merah.

Namun prediksi itu salah. Performa Howard di bawah mistar gawang Setan Merah tidak stabil. Ferguson pun terpaksa merotasi posisi kiper di setiap laga. Kala itu, Howard selalu dirotasi oleh kiper asal Irlandia Utara, Roy Carroll.

Howard hanya empat musim di Old Trafford. Pada tahun 2007, dia dilepas ke Everton. Bersama The Toffess (julukan Everton), Howard malah menjadi kiper yang tangguh. Bahkan, dia sempat banjir pujian di Piala Dunia 2014 ketika mengawal gawang Timnas Amerika Serikat.

Lanjut Baca:

3. Diego ForlanStriker asal Uruguay, Diego Forlan dibeli MU dari klub Argentina, Independiente, seharga 7 juta pounds pada tahun 2002. Disinyalir bakal menjadi striker maut di Liga Premier Inggris, Forlan malah menjadi pecundang. Dia hanya memberikan satu gol dalam enam penampilan. Kesal dengan kinerja Forlan, Ferguson pun menjualnya ke Villarreal pada tahun 2004. Bersama klub asal Spanyol tersebut, Forlan malah menjadi predator di kotak penalti lawan. Dia mencetak 54 gol dari 105 pertandingan bersama Villarreal di La Liga.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya