Ketua MPR: Politisi Harus Kembangkan Politik Kebangsaan

Ketua MPR ingin mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan sikap kebangsaan di tengah rakyat. Sehingga rasa aman dapat dijaga.

oleh Ahmad Romadoni Diterbitkan 20 Februari 2015, 09:42 WIB
Ketua MPR, Zulkifli Hasan saat dialog santai dengan wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (22/12/2014).(Liputan6.com/Andrian M Tunay)

Liputan6.com, Ambon - Beberapa tahun lalu, Ambon merupakan salah satu daerah konflik. Tapi saat ini konflik sudah mulai berkurang. Ketua MPR Zulkifli Hasan mengatakan, kedamaian di Ambon harus tetap dijaga.

"Kita harus semakin perkuat. Namanya Bhineka keadilan harus dipupuk terus-menerus," kata Zulkifli di Bandara Internasional Pattimura, Ambon, Maluku, Jumat (20/2/2015).

Zulkifli juga meminta politisi harus mengembangkan politik kebangsaan, sehingga tidak memicu konflik baru. Apalagi, pilkada serentak akan digelar sejumlah provinsi sebentar lagi. Tak terkecuali Maluku.

Politisi PAN ini mengingatkan, seorang bupati yang terpilih jangan hanya mementingkan pendukungnya dan daerah yang memenangkannya saja, tapi harus memperhatikan daerahnya secara keseluruhan.

"Kan bahaya sekali. Ini yang harus kita luruskan dengan politik kebangsaan. Bagaimana bisa adil kalau bupati yang terpilih tim suksesnya dipakai dan lainnya dikesampingkan. Atau kecamatan yang menang diaspal, yang kalah tidak. Kita negara Pancasila tapi kelakuan tidak Pancasila," ucap mantan menteri kehutanan itu.

Karena itu, Zulkifli ingin mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan sikap kebangsaan di tengah rakyat. Sehingga rasa aman dapat dijaga.

"Ini tidak hanya tugas MPR. Kalau zaman Orde Baru semua aktif. Tidak bisa Pancasila itu urusan orangtua saja. Substansinya harus mengikuti perkembangan zaman," demikian Zulkifli. (Sun/Sss)

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya