Liputan6.com, Lancashire - Manchester United (MU) coba memetakan nama di kancah turnamen domestik awal pekan ini. The Red Devils merajut mimpi untuk selangkah lebih dekat dengan gelar Piala FA.
Trofi kejuaraan tertua di Inggris itu menjadi buruan realistis Si Setan Merah di musim ini. Dari segi klasemen, tim besutan Louis Van Gaal itu terpaut jauh dengan pemuncak klasemen, Chelsea dengan 12 poin. Jelas, butuh mukjizat bagi MU mengejar selisih poin tersebut. Terlebih, MU juga harus melompati posisi kedua, Manchester City yang terpaut 5 poin dari MU.
Advertisement
Praktis, Piala FA menjadi kesempatan terakhir The Red Devils merebut trofi musim ini. Di babak ke V, tim besutan Louis Van Gaal itu akan menghadapi tim Divis III Inggris, Preston North End, Senin (16/2/2015) atau Selasa dinihari WIB. Deepdale Stadium menjadi medan laga.
Di atas kertas, tidak dapat dipungkiri bila di atas kertas MU diunggulkan bisa melewati rintangan Preston. Tapi jangan terlalu percaya diri dulu. Tim Divisi IV Inggris, MK Dons pernah membuat petaruh rugi besar lantaran menjagokan Wayne Rooney Cs tidak perlu keluar tenaga untuk memukul mundur MK Dons dari arena Capital One Inggris. Yang terjadi justru sebaliknya, MU tumbang empat gol tanpa balas.
Pengalaman pahit mengajarkan, tidak elok memandang sebelah mata kekuatan tim yang berbeda Divisi. “Setiap klub ingin meraih kemenangan, termasuk kami,” tegas manajer asal Belanda itu dikutip dari Sport Mole.
“Kami ingin memenangkan gelar tahun ini. Piala FA menjadi peluang terbesar, tapi butuh empat kemenangan lagi untuk bisa mewujudkannya. Karena itu, saya meminta para pemain konsisten,” kata Van Gaal.
Soal strategi, Van Gaal tidak mau ambil pusing dengan opini yang menyebut, Rooney tidak cocok menempati posisi gelandang tengah. Torehan gol Rooney menurun. Hingga memasuki pertengahan musim ini, pemain gempal itu baru mencetak 8 gol.
“Rooney telah mengatakan pada saya, dia senang menempati posisi itu. Sekalipun tidak suka dipasang di situ, dia menghampiri saya lalu mengatakannya. Tapi hingga kini dia belum melakukannya,” kata eks pelatih Timnas Belanda itu di Independent.