MUI Bogor Minta Warga Tenang Sikapi Penyerangan Masjid Az Zikra

Ketua MUI Kabupaten Bogor pun meminta semua pihak menunggu hasil penyelidikan polisi terkait kasus penyerangan Kompleks Masjid Az Zikra.

oleh Bima Firmansyah diperbarui 14 Feb 2015, 01:26 WIB
Masjid Az Zikra tempat binaan KH Arifin Ilham. (Liputan6.com/Bima Firmansyah)

Liputan6.com, Bogor - Terkait insiden penyerangan Kompleks Masjid Az Zikra pimpinan KH Arifin Ilham di kawasan Sentul, Majelis Ulama Islam (MUI) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, meminta warga tenang dan tidak terprovokasi.

Menurut Ketua MUI Kabupaten Bogor Ahmad Mukrie Aji, umat Islam jangan sampai terpancing emosi dengan adanya penyerangan yang dilakukan oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan golongan tertentu pada Rabu malam 11 Februari 2015. Ia juga meminta kepada semua pihak untuk menunggu hasil penyelidikan kepolisian terkait kasus tersebut.

"Ya kita berharap warga tidak langsung menuding ini dilakukan oleh kelompok tertentu. Dalam hal ini kelompok Syiah yang menjadi sorotan. Biarkan pihak kepolisian yang mengusut tuntas," kata Mukrie Aji saat dihubungi, Jumat (13/2/2015)‎.

Mukrie Aji menuturkan pihaknya sudah membentuk tim yang terdiri dari unsur MUI kecamatan dan desa guna mengetahui secara pasti permasalahan yang terjadi.

Kini, kasus penyerangan Kompleks Masjid Az Zikra tersebut masih ditangani penyidik Polres Bogor. 34 orang sudah dijadikan sebagai tersangka.

Mereka dijerat dengan Pasal 170 tentang Pengeroyokan, Pasal 335 tentang Perbuatan Tidak Menyenangkan juncto 55 dan 56 KUHP, dengan ancaman penjara 7 tahun‎. (Ans)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya