Liputan6.com, Madrid - Atletico Madrid sukses menjadi penguasa di kota Madrid. Setelah membantai rival sekota mereka Real Madrid dengan skor 4-0 di pekan ke-22 La Liga Spanyol.
Bermain dihadapan pendukungnya sendiri yang memadati Stadion Vicente Calderon, Sabtu (7/2/2015) malam WIB, anak asuh Diego Simeone itu langsung memberi tekanan untuk sang tamu sejak peluit awal dibunyikan.
Advertisement
Pertandingan sempat diberhentikan pada menit ke-10 karena terjadi insiden. Koke harus ditarik keluar lapangan setelah mengalami cedera kaki. Posisinya digantikan dengan Saul Niguez.
Tiago Cardoso Mendes sukses menjebol gawang El Real di menit ke-14. Memanfaatkan umpan terukur Mario Mandzukic, tanpa ampun mantan pemain Chelsea itu melepas melepaskan tembakan datar dari luar kotak penalti. Sebenarnya bola tendangan Tiago mengarah tepat di posisi penjaga gawang Iker Casillas, Namun ia tampak tidak siap sehingga terjadi gol.
Empat menit setelah gol Tiago, Atletico kembali mencetak gol kedua. Menerima umpan matang dari Guilherme Siquiera dari dalam kotak penalti. Saul melakukan tendangan akrobatik dengan kaki kirinya yang tak mampu dihadang Casillas.
Kendati telah unggul dua gol, Los Rojiblancos tak menurunkan serangan terhadap sang tamu. El Real terlihat kesusahan menembus lini pertahanan tuan rumah yang dimotori oleh Diego Godin.
Atletico nyaris saja mengubah kedudukan jadi 3-0 pada menit ke-26. Bila gol yang dicetak Antoine Griezmann tidak dianulir. Wasit menilai bintang Prancis itu telah terperangkap off-side lebih dulu sebelum terjadinya gol.
Skor 2-0 tidak berubah sampai wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama.
Babak Kedua
Memasuki interval kedua pelatih Los Blancos Carlo Ancelotti menarik Sami Khedira dan memasukan Jesé Rodríguez. Langkah itu diambil guna mengejar ketertinggalan skor.
El Real hampir saja memperkecil kedudukan, ketika Gareth Bale mengirimkan umpan silang kepada Cristiano Ronaldo. Tetapi sayang pemain terbaik dunia itu tak dapat menggapai bola dari Bale.
Ronaldo dan kawan-kawan terus melakukan serangan dari segala arah guna memperkecil skor. Tetapi malahan tuan rumah yang memperlebar skor jadi 3-0. Griezmann memaksa Casillas mengambil bola dari untuk ketiga kalinya gawang.