Liputan6.com, Jakarta - Twitter merilis laporan pendapatan dan profit perusahaannya selama kuartal IV (Q4) tahun fiskal 2014. Sayangnya pertumbuhan pendapatan dan pengguna tidak berbanding lurus.
Menurut yang dilansir Forbes, Jumat (6/2/2015), laporan pendapatan dan profit kuartal IV Twitter berhasil melampaui ekspektasi Wall Street. Namun pertumbuhan pengguna tak memenuhi harapan.
Twitter mengumumkan memiliki 288 juta pengguna aktif bulanan (MAU) selama tiga bulan terakhir tahun lalu, atau naik dari 284 juta pada kuartal sebelumnya. Twitter disebut hanya mampu memenuhi setengah dari ekspektasi para analis.
Chief Executive Officer (CEO) Twitter, Dick Costolo, mengatakan bahwa pertumbuhan MAU akan kembali ke level normal pada kuartal I (Q1) tahun ini. Dia mengatakan bahwa pertumbuhan pengguna pada Januari 2015 menunjukkan bahwa tingkat pertumbuhan perusahaan pada kuartal ini akan sebanding dengan tiga kuartal pertama 2014.
Twitter berhasil membukukan pendapatan US$ 479 juta, hampir dua kali lipat dibandingkan Q4 2013. Menurut laporan Forbes, hasil ini kemungkinan akan mengurangi tekanan terhadap Costolo, yang belakangan menerima banyak kritik terkait kepemimpinannya.
Situs microblogging tersebut juga mengungkapkan bahwa pendapatan dan profit pada tahun 2015 kemungkinan akan melampaui prediksi para analis. Total pendapatan pada tahun ini diperkirakan bisa mencapai antara US$ 2,3 miliar hingga US$ 2,35 miliar.
(din/dew)
Advertisement