Project Almanac, Pengalaman Seru Remaja Pencipta Mesin Waktu

Project Almanac mengusung konsep film rekaman handheld yang dipadu dengan genre fiksi ilmiah bergaya remaja.

oleh Ruly RiantrisnantoDiterbitkan 03 Februari 2015, 17:00 WIB
Project Almanac mengusung konsep film rekaman handheld yang dipadu dengan genre fiksi ilmiah bergaya remaja.

Liputan6.com, Los Angeles Konsep film found footage atau rekaman handheld yang ditemukan, biasanya selalu mengusung genre horor. Namun berbeda dengan Project Almanac. Di sini, kita akan menemukan kalau konsep found footage juga bisa diusung ke dalam sebuah film berjenis fiksi ilmiah.

Dean Israelite selaku sutradaranya adalah nama yang tergolong baru di dunia sinema. Akan tetapi, ia cukup baik dalam membawa film ini ke tahapan baru dalam genre science fiction walaupun aktor serta aktrisnya harus berperan sebagai anak remaja yang beranjak dewasa.

Menengok kisahnya, Project Almanac bermula dari sekelompok anak muda yang merupakan siswa sekolah menengah dengan ketertarikan tinggi terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi. Salah satu dari mereka, David Raskin (Jonny Weston) memiliki kecerdasan luar biasa hingga membuat banyak penemuan-penemuan canggih.

Foto dok. Liputan6.com

Namun di sisi lain, David dan adik perempuannya, Christina (Virginia Gardner) yang selalu merekam kegiatan mereka, terpaksa harus mengikuti keputusan sang ibu yang ingin menjual rumah mereka agar David bisa melanjutkan kuliahnya di universitas ternama.

Merasa kesal karena beasiswa yang ia ikuti tidak membantu biaya kuliahnya secara penuh, David lalu membongkar gudang rumah mereka hingga ditemukanlah sebuah rekaman di hari ulangtahunnya yang ketujuh. Di rekaman video itu, terdapat sebuah kejanggalan. David dari masa kini terlihat di pantulan sebuah kaca. Padahal, ia dan teman-temannya masih sangat kecil waktu rekaman itu terjadi.

Foto dok. Liputan6.com

Mencoba memecahkan misteri bersama bantuan dua teman dekatnya, Adam Le (Allen Evangelista) dan Quinn Goldberg (Sam Lerner), David bersama Christina pun menemukan ruang bawah tanah peninggalan sang ayah. Dari situ, mereka menyadari bahwa ada sebuah elemen ciptaan ayahnya yang mampu membawa mereka ke masa lalu.

Lanjut Baca:

Akhirnya sebuah eksperimen bernama Project Almanac pun dilakukan oleh David dan kawan-kawannya. Sebelum melakukan proyek pertama, tiba-tiba ada sebuah kejadian yang memaksa David harus menerima tawaran gadis pujaannya, Jessie Pierce (Sofia Black D'Elia) untuk ikut ke dalam proyek tersebut. Setelah sukses menjelajah satu hari yang lalu bersama-sama, mereka berlima pun melakukan hal-hal melelahkan sekaligus menyenangkan dengan cara mengulang sambil memperbaiki masa lalu yang terlewatkan. Setelah kembali ke masa kini, banyak perubahan luar biasa yang tak terduga. Sayangnya, keindahan mereka itu harus berganti menjadi berbagai sebuah masalah karena adanya satu masalah kecil. David pun merasa bertanggung jawab untuk memperbaiki semuanya. Namun, apa daya niatnya itu harus dibayar dengan sebuah pengorbanan agar dirinya dari masa lalu bisa lebih baik di masa kini. Halaman Selanjutnya >>

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya