Survei LSI: Kartu Sakti Bikin 100 Hari Jokowi-JK Memuaskan

Sebanyak 55% responden cukup puas dengan kinerja Presiden Jokowi dan 54% cukup puas dengan kinerja Wapres Jusuf Kalla.

oleh Putu Merta Surya Putra diperbarui 02 Feb 2015, 16:50 WIB
Seorang warga menunjukkan tiga macam kartu yang telah didapatkannya di Jakarta, Senin (3/11/2014). (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Hasil riset terbaru Lembaga Survei Indonesia (LSI) mengungkap tingkat kepuasan rakyat terhadap 100 hari pertama pemerintahan Jokowi-JK cukup tinggi. Sebanyak 55% responden cukup puas dengan kinerja Presiden Jokowi dan 54% cukup puas dengan kinerja Wapres Jusuf Kalla.

Direktur Eksekutif LSI Kurskridho Ambardi mengatakan, hasil survei tersebut dilakukan pada 10-18 Januari 2015 dengan jumlah sampel 1.220 respoden dari seluruh warga negara Indonesia yang punya hak pilih dalam pemilihan umum menggunakan metode wawancara dengan quality control.

"Kepuasan Presiden Jokowi dan Jusuf Kalla cukup tinggi. Meski kepercayaan publik terhadap presiden masih tinggi, tidak lantas merasa puas terhadap kinerja Jokowi. Selain itu, jika dibandingkan political confidence pada Oktober 2014 yang lalu, kepuasan terhadap Jokowi saat ini posisinya lebih rendah. Ini menggambarkan adanya sedikit penurunan," ujar pria yang karib disapa Dodi itu di Kantor LSI, Menteng, Jakarta, Senin (2/2/2015).

Menurut dia, faktor kepuasan rakyat terhadap Jokowi-JK dipengaruhi oleh program-program utama pemerintahan seperti 3 kartu sakti. "Tiga program utama yang diluncurkan Jokowi-JK di awal masa pemerintahannya yaitu Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)," beber dia.

Selain itu, usaha Jokowi-JK dalam mengurangi pengangguran, stabilitas nilai rupiah, mengurangi jumlah orang miskin, stabilitas harga sembako dan masalah TKI/TKW dinilai responden belum berjalan baik. "Kurang dari 50 persen warga yang menilai baik atau sangat baik kinerja mereka dalam mengatasi masalah tersebut."

Sebaliknya, lanjut Dodi, dalam hal menjaga ketertiban/keamanan, menjaga persatuuan, menyediakan pendidikan, dan pelayanan kesehatan yang terjangkau Jokowi-JK dianggap cukup berhasil. "Pemerintahan Jokowi-JK dianggap baik/sangat baik oleh sebagian warga," tandas Dodi. (Mut)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya