Taiwan Bangun Taman Bertema Seks dan Cinta dalam Waktu Dekat

Taiwan akan membangun taman seks dan cinta yang bertajuk Romantic Boulevard.

oleh Cindy Melissa PutriDiterbitkan 27 Januari 2015, 09:35 WIB
Taiwan akan membangun taman seks dan cinta yang bertajuk Romantic Boulevard.

Liputan6.com, Taiwan- Pemerintah Taiwan dalam waktu dekat akan membangun sebuah taman yang menurutnya akan menarik perhatian para pengunjung baik dalam negeri maupun luar negeri. Bukan sekedar taman biasa dengan bunga dan kursi-kursi kecil di sekitarnya, namun taman ini mengusung tema seks dan cinta.

Dilansir dari Fox News, Selasa (27/1/2015) bertajuk 'Romantic Boulevard' taman yang rencananya akan dibangun di dekat pantai ini memiliki bentuk yang tak biasa. Dimana, pada bagian dalam taman akan dilengkapi dengan sebuah ruangan kaca, ornamen hati serta patung hewan dan manusia dengan pose bercinta.

"Kami ingin pengunjung semakin merasa jatuh cinta dengan negara Taiwan. Tak hanya jatuh cinta sementara saja namun selamanya," ujar Shih Chao-hui, Wakil Direktur Kantor Southwest Coast National Scenic Area.

Romantic Boulevard sendiri terinspirasi dari taman Jeju Loveland yang berlokasi di Korea Selatan. Dimana, taman bertema seks tersebut sudah dibangun sejak tahun 2004. Melihat indahnya dan ramainya taman tersebut, membuat Taiwan akhirnya membangun taman dengan tema yang sama.

Sejalan dengan Jeju Loveland di Korea Selatan, taman ini nantinya juga akan menjadi salah satu tempat paling romantis yang dapat dihabiskan oleh para pasangan yang sedang jatuh cinta. Walaupun masih dalam tahap pengembangan, taman ini ternyata sudah mulai dipadati oleh banyak pasangan yang ingin melakukan pemotretan sebelum menikah. Diketahui, pada bulan Januari 2015 ini, Romantic Boulevard sudah dikunjungi oleh 220 ribu orang.

Walaupun banyak pihak yang memberikan komentar pedas mengenai adanya taman seks dan cinta ini, namun Shih mengatakan bahwa ia justru menerima komentar positif yang sangat banyak. Terbukti, hanya dalam kurun waktu yang singkat saja, Shih sudah dibanjiri oleh email masyarakat Taiwan yang menanyakan perihal pembukaan taman ini.

"Kita saat ini sedang berada di bisnis pariwisata. Bukan pendidikan atau pun agama. Sehingga jika harus menjawab, taman ini nantinya akan menjadi peluang bisnis yang sangat baik untuk negara Taiwan," tutur Shih.

Shih juga mengatakan bahwa hingga saat ini membenahi beberapa hal sebelum pembukaan taman akan dimulai. "Kami juga masih mencari kata-kata dan ide kreatif untuk promosi taman ini. Tak hanya itu saja, kami juga menerima para investor yang ingin membangun hotel atau tempat penginapan di samping taman Romantic Boulevard. Karena Shih yakin, taman ini akan memberikan keuntungan yang sangat besar. (Cyn/Ars)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya