SCM Cup, Pertaruhan Gengsi & Harga Diri Raksasa ISL

Meski bertajuk turnamen pra musim, SCM Cup ternyata tidak membuat 8 peserta tampil setengah-setengah.

oleh Rejdo PrahanandaJonathan Pandapotan PurbaAntonius HermantoDiterbitkan 21 Januari 2015, 10:10 WIB
Penjaga gawang Mitra Kukar berusaha menghalau bola saat laga melawan Persipura Jayapura di SCM Cup 2015, Stadion Kanjuruhan Malang, Selasa (20/1/2015). (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Meski bertajuk turnamen pra musim, SCM Cup ternyata tidak membuat 8 peserta tampil setengah-setengah. Pertarungan sengit tetap ditunjukkan semua kontestan di grup A dan B. Demi gengsi dan harga diri, mereka berjuang keras untuk merebut trofi pra musim ini. Pemenangnya tentu memiliki motivasi ekstra menatap ISL bulan depan.

Hingga pertandingan kedua babak penyisihan grup, baru dua tim yang telah memastikan diri melaju ke fase semifinal. Mereka adalah Arema Cronus dan Sriwijaya FC. Arema menjadi tim kedua yang melangkah ke babak selanjutnya setelah Selasa malam (20/1/2015) kemarin memetik kemenangan tipis 2-1 atas Persela Lamongan.

Singo Edan menyusul Sriwijaya yang telah lebih dulu memasan satu tempat di babak gugur. Itu setelah tim besutan Benny Dollo itu meraih kemenangan atas tuan rumah Semen Padang di partai kedua. Laskar Wong Kito menyambar dua kemenangan usai mengalahkan Persija di laga pertama.

Foto dok. Liputan6.com

Sedangkan, empat tim Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, Persipura Jayapura, dan Persela Lamongan masih memiliki peluang untuk bertahan di turnamen. Kepastian mereka masih tetap berkiprah atau terlempar dari SCM Cup 2015 ditentukan dari pertandingan terakhir babak penyisihan grup.

Persaingan kompleks terjadi grup B, terdapat 2 tim yang memiliki poin sama, yaitu Persela Lamongan dan Persipura Jayapura. Di laga kedua sore hari kemarin, Persipura ternyata sanggup memetik poin penuh atas Mitra Kukar. Mutiara Hitam menang dengan skor telak 4-1.

Foto dok. Liputan6.com

Sial buat Persela, Laskar Joko Tingkir ternyata harus menuai kekalahan dari tangan Arema. Praktis, Persipura menggeser posisi Persela di tempat kedua grup B karena unggul produktivitas gol.

Tidak jauh berbeda dari grup A,  Persebaya dan Persija harus bermain all-out di pertandingan terakhir untuk mengamankan tiga poin sisa. Persebaya harus bermain kontra Sriwijaya FC. Dan Persija menghadapi Semen Padang.

Lanjut Baca:

Sengitnya persaingan SCM Cup 2015 dari awal memang telah diprediksi oleh pelatih Persebaya Surabaya, Ibnu Grahan. Dalam permainan apapun setiap tim mengincar kemenangan, kami wajib menang agar dapat membuka peluang lolos ke semifinal," jelas Ibnu. Pelatih Persija, Rahmad Darmawan pun memanfaatkam , SCM Cup menjadi ajang simulasi menghadapi kompetisi sesungguhnya. Maka tidak heran, bila setiap peserta mulai menebar ancaman. "Saya menjadikan kompetisi di Padang untuk mencari sekaligus memantapkan pola permainan. Dari laga Trofeo Persija, saya sudah mendapatkan gambarannya," kata pelatih yang akrab disapa RD itu. Selanjutnya, Panas di grup B>>>

Tag Terkait

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya