Liputan6.com, Padang - Kekalahan 0-1 Semen Padang dari Persebaya Surabaya langsung mendapat respon negatif asisten pelatih, Weliansyah. Di mata dia, permainan tim jauh dari harapan semula. Performa tim juga di bawah standar.
Bertindak sebagai tuan rumah dalam pertandingan di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Kabau Sirah bangkit di babak kedua setelah tertinggal 0-1 di babak pertama. Mereka melakukan serangan bertubi-tubi. Sayang, Semen Padang gagal membalas gol Persebaya yang dicetak Ilhamudin Armayn di pertengahan babak pertama.
Advertisement
"Permainan kami hari ini jauh di bawah standar, karakter bermain kami tidak tampak. Itu buka tipikal tim ini," sebut Weliansyah selepas pertandingan.
Di laga itu, penyerang Kabau Sirah, Herman Dzumafo, tampak kesulitan menerima umpan-umpan silang dari rekannya. Hasilnya serangan Semen Padang tidak membuahkan hasil.
Welsiansyah merasa seharusnya Semen Padang bermain dengan bola-bola pendek, "Dan memanfaatkan kecepatan pemain, tapi tadi yang diperagakan malah bola jauh, lambung, saya rasa itu tidak efektif."
Selain menyoroti strategi, krisis kepercayaan diri ikut memiliki andil bagi hasil minor itu."Mungkin ini karena kurangnya rasa percaya diri pemain."
Hasil ini membuat Persebaya sementara memuncaki klasemen grup A SCM Cup 2015. Hanya satu gol, posisi mereka rawan digeser dua kontestan lain, Persija dan Sriwijaya FC yang baru akan bertanding, Sabtu malam hari ini.