Diguyur Hujan, Ratusan Sawah di Situbondo dan Banten Terendam

Hujan selama 3 jam, ratusan hektare sawah milik petani di Desa Kendit, Situbondo, Jawa Timur terendam banjir.

oleh Liputan6 diperbarui 13 Jan 2015, 02:15 WIB
(Liputan 6 TV)

Liputan6.com, Situbondo - Hujan selama 3 jam, ratusan hektare sawah milik petani di Desa Kendit, Situbondo, Jawa Timut terendam banjir. Kondisi ini diakibatkan Sungai Midun yang tak mampu menahan debit air yang meningkat drastis.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Malam SCTV, Senin (12/1/2015), air yang merendam tanaman padi dan cabai milik petani di beberapa tempat bahkan mencapai 1 meter lebih.

Areal persawahan di Kecamatan Cikande Pontang dan Binuang yang merupakan sentra beras Banten pun ikut terendam dan nyaris seperti lautan.

Hujan deras yang mengguyur wilayah ini sejak malam hingga siang mengakibatkan debit air Sungai Cidurian meluap hingga merendam ratusan hektare sawah di 3 kecamatan.

Selain akibat luapan air sungai, banjir juga disebabkan pembuangan air tersendat. Hal ini mengingat banyaknya saluran irigasi yang tidak berfungsi dengan baik.

Hingga saat ini belum ada upaya perbaikan dari pemerintah terkait irigasi. Selain itu kondisi padi yang sudah di tanam petani jika dibiarkan akan terus membusuk. Kerugian hingga ratusan juta rupiah kini membayang di depan mata para petani.

Sementara itu di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, banjir juga merendam ratusan rumah warga di 3 kecamatan, yaitu Kecamatan Tanjung Pura, Kecamatan Babalan, dan Kecamatan Hinai. Ketinggian air beragam, dari 50 centimeter hingga 1 meter.

Akibat banjir ini sebagain warga mengungsi ke rumah warga lain yang tidak teredam banjir.

Menurut  warga, banjir yang terjadi di desa mereka merupakan banjir rutin yang mereka rasakan setiap musim penghujan. Banjir ini sendiri sudah terjadi 5 hari lalu, namun belum ada bantuan dari pemerintah setempat. (Mar/Ali)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya