Liputan6.com, Jakarta - Perjalanan musim 2014/2015 telah memasuki pertengahan musim. Para pemain telah berusaha memberikan penampilan terbaik untuk klub yang dibelanya, sehingga klub tersebut bisa menduduki posisi teratas di liganya.
Salah satu contohnya adalah Diego Costa dan Cesc Fabregas. Walau berstatus pemain baru di Chelsea, Berkat penampilan yang memukau, mereka langsung berhasil membantu The Blues merebut juara paruh musim di Liga Premier Inggris.
Namun tak semua pemain dapat menampilkan permainan terbaiknya. Beberapa pemain justru tampil buruk di musim ini. Tentunya hal tersebut mempengaruhi peringkat tim yang mereka bela.
Berikut Liputan6.com menampilkan starting XI penampilan pemain terburuk pertengahan musim ini di liga eropa dengan formasi 4-3-3:
Advertisement
Pelatih
Pelatih
Jurgen Kloop
Posisi pelatih tampaknya memang pantas dipegang oleh Kloop. Terlihat dari inkonsitensinya penampilan Borussia Dortmund awal musim ini. Die Borussen saat ini menghuni zona degradasi di Bundesliga Jerman dengan hanya mengumpulkan 15 poin dari 17 pertandingan.
Penjaga gawang
Penjaga gawang
German Lux
Pria asal Argentina ini telah kebobolan 19 gol dalam tujuh kali penampilan bersama Deportivo La Coruna. Sehingga pelatih Victor Fernández lebih memilih membangku cadangkan dirinya dan memainkan Fabricio sebagai penjaga gawang klub.
Bek
Bek
Kyle Naughton
Musim ini Klyle baru bermain lima kali bersama Tottenham Hotspur. Namun ia sudah dua kali mendapatkan kartu merah. Akibat penampilan buruknya itu kini hanya dijadikan pilihan pemain ketiga oleh pelatih, dibelakang Kyle Walker dan Eric Dier.
Nemanja Vidic
Pria 33 tahun itu awal musim ini memilih Inter Milan sebagai klub barunya. Namun sejak kedatangan bek asal Serbia tersebut belum menunjukan penampilan terbaiknya. Padahal saat masih memperkuat Manchester United beberapa musim lalu, ia merupakan bek tangguh yang disegani lawan.
Thiago Silva
Beberapa musim lalu bek asal Brazil ini sempat dielu-elukan bek terbaik di dunia. Tetapi bencana terjadi dalam kariernya saat Piala Dunia di Brazil lalu. Mantan pemain AC Milan itu sempat melakukan beberapa kali blunder sehingga timnya hancur lebur dikalahkan Jerman dengan skor 7-1. Sejak saat itu ia belum bisa menemukan kembali permainan terbaiknya.
Ashley Cole
Pemain anyar AS Roma itu merupakan salah satu orang yang membantu klub lamanya Chelsea menjadi juara Liga Champions tahun 2012 lalu. Tetapi sejak kepindahannya ke klub Italia ia tak mampu memberikan penampilan terbaiknya. Terbukti pria 34 tahun itu baru memainkan delapan pertandingannya bersama Inter musim ini.