Liputan6.com, Jakarta - Bundesliga musim 2014-15 menghadirkan kejutan besar. FC Augusburg menjelma menjadi kekuatan baru di tanah Jerman. Adapun, Alexander Meier tampil mengesankan bagi Entracht Frankfurt.
Augsburg promosi ke Bundesliga pada musim 2011/2012 setelah tampil sebagai runner-up Bundeliga 2. Sebenarnya, tak ada yang istimewa dari penampilan Augsburg di dua musim awal kiprahnya di Bundesliga.
Augsburg hanya mampu menempati posisi ke-14 pada musim 2011/2015. Semusim setelahnya, prestasi Fuggerstadter lebih buruk lagi. Mereka hanya mampu mengakhiri musim dengan berada di posisi ke-14.
Namun, semuanya berubah musim ini. Awalnya, Ausgburg kalah dua kali beruntun melawan Hoffenheim dan Borussia Dortmund. Titik balik Augsburg terjadi di pekan kesebelas usai mereka menekuk SC Paderborn. Setelahnya, Augsburg meraih tiga kemenangan beruntun dan bertengger di posisi keempat. Kini, mereka berada di peringkat kelima.
Advertisement
Kejutan Augsburg
Performa cemerlang Ausgburg musim ini disebabkan pembelian efektif mereka di bursa transfer awal musim. Mereka mendatangkan lima pemain anyar. Abdul Rahman Baba yang didatangkan dari Greuther Fürth menjadi yang paling menonjol sejauh ini. Pemain berusia 20 tahun itu memang belum berhasil mencetak gol di Bundesliga, tapi dia punya kecepatan yang menjadi senjata andalannya sejauh ini.
Selain itu, pemain pinjaman dari Bayer Leverkusen, Dominik Kohr, juga tampil cemerlang di lini tengah. Absennya duo bomber, Tim Matavz dan Shawn Parker, mampu ditutupi dengan baik oleh Nikola Djurjic.
Sementara itu, dominasi Bundesliga selama setengah musim ini masih tetap dipengang oleh Bayern Muenchen. Tim yang musim lalu menjadi juara Bundesliga tercepat sepanjang masa itu bertengger di pucuk dengan keunggulan 11 poin dari Vfl Wolfsburg yang berada di posisi kedua.
Penurunan performa drastis justru dialami oleh Borussia Dortmund. Tampil sebagai runner-up musim lalu, Dortmund hingga tengah musim ini berada di jurang degradasi. Tim besutan Juergen Klopp itu hanya mampu mengemas 15 poin dari 17 pertandingan dan tertahan di posisi ke-17 klasemen sementara.
Tak pelak, posisi Klopp di kursi pelatih kini berada di ujung tanduk. Manajemen Dortmund saat ini sedang melakukan evaluasi kinerjanya selama setengah musim. Pelatih berdarah Jerman itu kini santer diisukan sebagai kandidat terkuat pengganti Brendan Rodgers di Liverpool.