Liputan6.com, Jakarta - Di zaman sekarang, media sosial seperti Twitter, Instagram hingga Facebook menjadi salah satu media komunikasi yang digemari di seluruh penjuru dunia. Namun, media sosial juga mempunyai dampak buruk.
Seperti halnya Twitter yang menyediakan percakapan besar dan bisa dilihat jutaan orang. Semakin banyak pengikutnya, maka kemungkinan melakukan kesalahan di media sosial berlambang burung biru itu semakin besar. Demikian diberitakan Give Me Sport.
Setidaknya, sepanjang tahun 2014, ada delapan kasus mengenai kesalahan para pelaku di dunia olahraga melalui media sosial. Kebanyakan, kesalahan dilakukan para pelaku di Twitter.
Apa saja itu? Lihat di halaman selanjutnya ---->
Advertisement
Cacian Rasial New England Patriots
1. Cacian Rasial New England Patriots
New England Patriots adalah sebuah klub rugby di Amerika Serikat. Awal tahun ini, menggemparkan dunia maya dengan kicauannya: "I HATEN ****** S". Sadar melakukan cacian yang bernada rasial, mereka pun langsung meminta maaf.
"Kami meminta maaf atas tweet yang telah keluar dari account ini. Sistem penyaringan kami gagal dan kami akan lebih waspada di masa depan."
Tapi, kesalahan tersebut berbuah hasil manis untuk mereka. Pengikut New England Patriots menjadi satu juta. "Terima kasih telah membantu kami menjadi klub NFL pertama dengan 1 juta pengikut! #1MillionPatriots.
Boston Red Sox
2. Boston Red Sox
Tim baseball asal Amerika Serikat, Boston Red Sox memberikan kritikan pedas kepada hakim yang tidak memberikan hukuman kepada polisi berkulit putih mengenai kematian seorang pemuda berkulit hitam berusia 18 tahun.
Tweet itu pun hanya berada di dunia maya sebentar saja. Sebab, pihak Boston Red Sox sudah menghapusnya dan meminta maaf sambil berdalih kalau account mereka rusak.
Bela Pelaku KDRT
3. Bela Pelaku KDRT
Bintang NBA, Paul George membela habis-habisan rekannya yang merupakan seorang pemain rugby di NFL, Ray Rice yang sudah tertangkap basah memukul istrinya hingga pingsan.
George yang tidak tahu masalah Ray baru sadar kalau rekannya melakukan kekerasan dalam rumah tangga. George pun meminta maaf karena sudah melakukan kebodohan.
CNN 'Membunuh' Pele
4. CNN 'Membunuh' Pele
Media asal Inggris, CNN membuat gempar dunia pada bulan Maret lalu. Melalui Twitter pribadinya, CNN memberitakan kalau legenda sepak bola asal Brasil, Pele telah meninggal dunia di usia ke-74.
Kenyataannya, Pele baru saja meninggalkan rumah sakit setelah melakukan operasi batu ginjal dan infeksi saluran kemih. Salah dalam memberitakan informasi, CNN langsung menghapus kicauannya itu dan menyebut Pele dalam keadaa sehat. "Dia hidup dan sangat baik," kicau CNN.