Liputan6.com, Jakarta Manchester United bisa dibilang amat beruntung memiliki penjaga gawang sekelas David De Gea. Berikut lima penyelamatan gemilang kiper asal Spanyol itu musim ini.
De Gea diboyong Manchester United dari Atletico Madrid pada 29 Juni 2011 lalu. Penjaga gawang berkebangsaan Spanyol itu langsung mengusung tugas teramat berat di MU, yakni menggantikan peran Edwin van der Saar yang memutuskan pensiun.
Kritik pun berduyun-duyun menghampiri De Gea di awal kariernya bersama MU. Penjaga gawang berusia 24 tahun itu kerap melakukan blunder yang berujung pada kekalahan MU.
Uniknya, blunder tersebut De Gea lakukan kala MU berhadapan melawan tim gurem. Namun, pemain bernama lengkap David de Gea Quintana itu kerap melakukan penyelamatan fantastis ketika MU bersua tim raksasa.
Perlahan tapi pasti, De Gea berhasil merubah hujatan menjadi pujian. Penyelamatan yang De Gea lakukan di partai melawan Liverpool tentu saja tak mudah dilupakan para penikmat sepak bola.
Berikut Lima Penyelamatan Gemilang De Gea musim ini:
Advertisement
De Gea vs Everton
1. De Gea vs Everton
De Gea melakukan empat penyelamatan gemilang saat MU bersua Everton. Pertama, De Gea berhasil mematahkan penalti Leighton Baines. Kemudian, De Gea menepis dua tembakan jarak dekat Leon Osman.
Penyelamatan De Gea yang tak terlupakan mungkin adsakah ketika menepis tembakan keras Bryan Oveido di masa perpanjangan waktu. Dalam situasi sepak pojok, Oveido melepas tembakan first time kaki kanan dari luar kotak penalti yang berhasil ditepis satu tangan oleh De Gea.
MU pun berhasil keluar sebagai pemenangan dengan skor tipis 2-1. Kedua gol Setan Merah di partai ini dicetak oleh Angel Di Maria dan Wayne Rooney.
De Gea vs Chelsea
2. De Gea vs Chelsea
De Gea membuat dua penyelamatan mustahil ketika MU berhadapan melawan Chelsea di Stadion Old Trafford pada partai lanjutan Liga Premier Inggris 26 Oktober lalu.
De Gea berhasil menepis tembakan Eden Hazard dalam situasi satu lawan satu di depan gawang. Kemudian, De Gea berhasil menangkap tembakan jarak jauh Willian yang sangat keras.
Pertandingan sendiri akhirnya berkesudahan dengan skor sama kuat 1-1. Chelsea memimpin lebih dulu melalui tandukan Didier Drogba. Namun, MU berhasil menyamakannya melalui gol Robin van Persie di menit akhir.