Tekuk Feyenoord, PSV Juara Piala Super

PSV Eindhoven mulai menebar ancaman pada lawan-lawannya di Eredivisie. Pada pertandingan Piala Super Belanda yang dilangsungkan Sabtu (23/08) waktu setempat atau Minggu dinihari mereka menekuk Feyenoord Rotterdam dengan dua gol tanpa balas.

oleh Liputan6Diterbitkan 24 Agustus 2008, 02:20 WIB
PSV-captain immy Simons (C) holds the Johan Cruijff Cup flanked by his teammates on August 23, 2008 in the Amsterdam Arena in Amsterdam after beating Fyenoord 2-0./ MARCEL ANTONISSE
PSV mengangkat tropi pertama mereka di musim 2008/09. Tropi tersebut adalah Piala Super Belanda atau lebih populer dengan nama Johan Cruijff Schaal, yang didapat setelah mereka menekuk Feyenoord Rotterdam dengan skor 2-0 dalam pertandingan yang digelar Sabtu (23/08) atau Minggu dini hari. Ini adalah gelar perdana di PSV untuk pelatih baru mereka, Huub Stevens.

Pada pertandingan ini, Stevens menurunkan pemain muda yang baru saja pulang dari Olimpiade Beijing, Dirk Marcellis Selain Marcellis, ia juga memainkan youngster lain asal Belgia, Stijn Wuytens. PSV memakai formasi 4-2-3-1, dengan Amrabat, Affelay, dan Mendez, berperan untuk menyalurkan bola pada striker tunggal, Danko Lazovic.

PSV memegang kontrol permainan di babak pertama. Namun justru Feyenoord yang mendapatkan peluang pertama untuk mencetak gol di menit ke-30, sayang tak ada pemain mereka yang siap menyambut umpan silang Biseswar. PSV kembali melancarkan beberapa serangan, namun tidak ada satu pun gol tercipta di waktu tersisa.

Sepuluh menit babak kedua berjalan, PSV berhasil memecah kebuntuan. Tendangan Affelay membentur Zonneveld, kemudian mengarah ke Lazovic yang tidak terkawal. Tanpa kesulitan Lazovic melepaskan tandukan menjebol gawang Feyenoord. 1-0 untuk PSV.

Sebelas menit kemudian PSV menggandakan keunggulan. Tendangan bebas Zonnevels berhasil dituntaskan sundulan Marcellis untuk mengoyak gawang Feyenoord. Bagai belum puas, pemain-pemain PSV terus menggempur pertahanan, mereka kembali memperoleh kans membukukan gol lewat Mendez, sayang ia gagal menyelesaikan peluang tersebut dengan sempurna..

PSV yang mendominasi permainan kembali memiliki peluang yang tidak dapat dituntaskan oleh Amrabat. Sampai peluit panjang berbunyi, skor tetap bertahan 2-0 untuk kemenangan PSV. Selain mendapat tropi, kemenangan ini tentu juga merupakan suntikan moral yang bagus sebelum mereka menghadapi kompetisi eredivisie yang akan bergulir pekan depan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya