Bedah Kekuatan Persib vs Persipura di Final ISL 2014

Bentrok dua kekuatan dari barat dan timur Indonesia di Final ISL 2014 ini akan menarik karena bakal ada adu kualitas di semua lini.

oleh Antonius HermantoMuhammad RidwanRisa KosasihDiterbitkan 06 November 2014, 19:00 WIB
Infografis final ISL 2014 Persib Bandung vs Persipura

Liputan6.com, Jakarta Duel final ISL 2014, Jumat (7/11/2014) menampilkan perang klub raksasa sepakbola Indonesia, Persib Bandung vs Persipura Jayapura. Stadion Gelora Jakabaring, Palembang akan menjadi saksi bisu kehebatan dua pemain papan atas kedua kubu.

Persipura berhak melangkah ke semifinal setelah mengalahkan tim Kuda Hitam, Pelita Bandung Raya (PBR) dengan skor 2-0. Persib lolos ke partai puncak setelah mengalahkan Arema Cronus dengan skor telak 3-1. Tidak dapat dipungkiri bila peran 5 pemain di masing-masing posisi ikut menuntukan keberhasilan dua tim raksasa Indonesia itu melaju hingga ke final.

Jelang pertandingan laga krusial, Liputan6.com coba membedah kekuatan masing-masing pemain di 5 lini: kiper, belakang, gelandang bertahan, gelandang serang dan striker.

Berikut ulasannya


I Made Wirawan vs Yoo Jae-hoon

Infografis Yoo Jae-hoon vs I Made Wirawan

I Made Wirawan vs Yoo Jae-hoon

Persib Bandung masih mengandalkan kiper asal Bali, I Made Wirawan ketika menghadapi Persipura. Faktor usia yang telah menginjak angka 32 tahun tidak menjadi penghalang bagi pelatih, Djadjang Nurdjaman tetap mempercayakan bawah mistar pada Wirawan.

Dari babak 8 besar sampai semifinal, dengan total 7 pertandingan, gawang Persib yang dijaga Wirawan kebobolan 9 gol. Sejauh ini, kebobolan terbesar Persib ketika menghadapi Pelita Bandung Raya (di putaran kedua) dan Mitra Kukar. Persib masing-masing kebobolan dua gol.

Berbeda dengan kiper Persib I Made yang selalu dimainkan sebagai starter, kiper utama Persipura Yoo Jae-Hoon absen dalam laga semifinal melawan Pelita Bandung Raya. Namun kemungkinan besar, kiper asal Korea Selatan itu dimainkan ketika menghadapi Persib. Di pertandingan semifinal kontra PBR, caretaker Persipura, Mettu Duaramuri memarkir kiper veteran itu. Mettu memasang kiper pelapis, Dede Sulaiman.

Jumlah kemasukan terbesar Yoo Jae-hoon terjadi ketika Persipura bertemu Arema di pertemuan pertama babak 8 besar yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan. Yoo Jae-hoon memiliki cleansheet di dua pertandingan menghadapi Semen Padang (di pertemuan pertama) dan Persela Lamongan (di pertemuan kedua).

Bagaimana dengan posisi bek, klik tautan berikut ini


Vladimir Vujovic vs Pierre Bio Pauline

Infografis Bio Pauline vs Vladimir Vujovic

Vladimir Vujovic vs Bio Pauline

Performa menjanjikan dari Pierre Bio Pauline di barisan belakang Persipura membuat sang juara bertahan ISL berpeluang besar mempertahankan mahkota juara. Di babak semifinal kontra PBR, Bio Pauline tampil disiplin.

Lanjut Baca:

Terbukti, Persipura hanya kebobolan 6 gol di babak 8 besar. Tim berjuluk Mutiara Hitam itu kebobolan 6 gol di babak perempat final, paling sedikit di antara kontestan grup lainnya. Musim ini pemain asal Kamerun itu telah bermain 17 kali dan telah menciptakan dua gol serta telah mendapat kartu kuning selama 1526 menit Sedangkan, kubu Persib Bandung masih akan tetap mengandalkan Vladimir Vujovic di sektor pertahanan. Vujovic ikut menghidupkan peluang Maung Bandung ke semifinal. Vujovic mencetak gol telat untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1 ketika Persib vs Arema. Selain kuat di lini pertahanan, Vujovic rajin membantu serangan. Terbukti, musim ini dia telah menciptakan enam gol dari 26 pertandingan. Dia bermain 2361 menit mengantongi 5 kartu kuning. Tentu mereka tidak bisa bermain maksimal tanpa bantuan gelandang bertahan...selanjutnya untuk membaca ulasan duel gelandang bertahan

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya