Tiga kali peraih gelar juara, Jerman memilih lawan Serbia yang gagal di babak kualifikasi. Bermain di Veltins Arena, Jerman mendapatkan perlawan alot negeri pecahan Yugoslavia. Publik tuan rumah dibuat bengong melihat tim kesayangannya tertinggal menit ke-19 melalui gol Bosko Jankovic. Tertinggal 0-1 Jerman keluar menyerang namun Serbia meladeni dengan pertahanan yang solid.
Strategi pelatih Jerman, Joachim Loew membawa striker veteran Oliver Neuville memberi bukti. Striker 35 tahun itu menyamakan kedudukan empat menit setelah masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-74. Kegembiraan memuncah menit ke-82. Tendangan bebas terarah Michael Ballack menjadi penentu kemenangan 2-1. Pertandingan itu akan sangat bermanfaat mengingat Jerman satu grup dengan Polandia dan Kroasia yang memiliki tipikal serupa gaya Eropa Timur.
Susunan pemain:
Jerman: Lehmann; Lahm (Podolski 46), Mertesacker (Friedrich 46), Metzelder, Jansen (Westermann 84), Frings (Rolfes 70), Ballack, Fritz, Schweinsteiger (Odonkor 79), Gomez, Kuranyi (Neuville 70).
Serbia: Stojkovic; Rukavina, Ivanovic, Vidic, Dragutinovic, Babovic, Kuzmanovic, Smiljanic, Jankovic (Z Tosic 82), Pantelic (Lazović 46), Ilic (Milovanovic 73).
Penutup indah sebelum terjun di perang sesungguhnya juga dipetik Portugal. Menjamu Georgia di Viseu, tim besutan Luiz Felipe Scolari menggebuk Georgia 2-0 (2-0). Gelandang Joao Moutinho yang dipercaya mengenakan nomor punggung 10 membuka kemenangan pada menit ke-13. Gol kedua disarangkan dari titik putih yang dieksekusi tanpa cacat oleh Simao Sabrosa menit terakhir babak pertama.
Ronaldo yang menjaringkan total 42 gol untuk Manchester United sepanjang musim lalu dibuat tidak berkutik sampai tendangan bebasnya membuat kiper Georgia berjibaku sebelum bola membentur mistar gawang. Scolari melakukan sembilan pergantian pemain di babak kedua namun