Liputan6.com, Tokyo Di dunia manga dan anime, banyak sekali genre yang telah dihadirkan oleh para pembuatnya di Jepang. Saking banyaknya, dibuatlah beberapa judul yang menggunakan para wanita sebagai karakter utamanya, baik itu dalam konsep perorangan maupun kelompok.Dari situ, jenisnya pun sangat beragam, mulai dari drama, laga, hingga fantasi. Sebuah genre bertema magical girl atau mahou shoujo/majokko (penyihir wanita) pun muncul. Di situ, para tokoh wanitanya harus berubah wujud terlebih dahulu sebelum mereka beraksi.
Advertisement
Sailor Moon
Sailor MoonTentunya, Sailor Moon sudah tidak asing lagi di mata para penggemar anime dan manga, bahkan hingga orang yang awam dengan anime sekalipun. Kisah para satria wanita bertema tata surya ini, telah sukses di pasaran Jepang.Mengenai keseksian yang dimunculkan dalam anime ini, setiap karakter wanitanya terlihat bertelanjang saat melakukan transformasi dengan menggunakan alat berupa bros hingga akhirnya mereka mengenakan seragam pelaut.Meskipun begitu, tubuh molek setiap tokohnya selalu dibalut dengan cahaya serupa kosmos yang menggambarkan pemandangan jagad raya. Hal itu sesuai dengan julukan yang dipakai oleh karakternya, seperti Sailor Moon, Sailor Mercury, Sailor Mars, dan sebagainya yang menggunakan nama-nama planet.
Wedding Peach
Wedding PeachSelain Sailor Moon, Wedding Peach juga sempat menjadi wabah tersendiri di kalangan pecinta anime di seluruh dunia termasuk Indonesia. Konsep yang ditampilkannya adalah gaun pernikahan megah saat masing-masing karakternya beraksi.Sama halnya seperti Sailor Moon, tiga tokoh utama serial ini juga terlihat bertelanjang bulat ketika sedang berubah. Akan tetapi, tubuh mereka dibuat berwarna hitam, seolah berada dalam kegelapan.Dalam Wedding Peach DX yang karakternya bertambah menjadi empat orang, tubuh molek beberapa karakter terpampang jelas saat mereka berubah wujud.