Misalnya, dalam laga terakhir yang digelar di Stadium of Light, Sabtu, 12 April lalu. Ketika itu, Kenwyne Jones dkk menjamu Manchester City. Tiga menit sebelum bubaran ketika skor masih imbang 1-1, wasit yang memimpin pertandingan, Mike Riley, membuat blunder dengan menganggap bek Sunderland, Nyron Nosworthy, melakukan pelanggaran terhadap striker cadangan The Citizens, Daniel Sturridge di kotak 16 meter. Eksekusi Elano Blumer mulus. Sunderland pun kalah 1-2 dan kehilangan satu poin.
Menurut Keane, di sepanjang musim ini berkali-kali wasit membuat keputusan yang sangat merugikan timnya. Selain saat laga menjamu pasukan Sven-Goran Eriksson, ada tiga pertandingan lagi yang tercatat timbul insiden yang pantas membuat Keane kesal. Yaitu, laga versus Aston Villa, 15 Desember 2007, ketika wasit Steve Bennett menganulir gol sundulan Danny Collins di injury time. Alhasil, Sunderland harus puas dengan hasil imbang 1-1.
Lalu, sepekan kemudian, di laga lawan Reading di Madejski Stadium, wasit Steve Tanner setelah berkonsultasi dengan hakim garis Steve Rubery, mengklaim tendangan gelandang The Royals, Stephen Hunt telah melewati garis gawang meskipun sempat dihalau kiper Sunderland, Craig Gordon. Hasilnya, Sunderland kembali kalah 1-2.
Pun begitu pula dengan keputusan hakim garis, asisten Riley, mengibarkan bendera pertanda terjadinya off-side ketika striker Sunderland, Michael Chopra berhasil menjebol gawang Derby yang dikawal Roy Caroll, 1 Maret l